Sekda Papua Diperiksa 11 Jam Tidak Ditahan Meski Ditetapkan Tersangka Penganiayaan KPK

Di antaranya, kata dia, berupa keterangan saksi, keterangan ahli, petunjuk, dan beberapa barang bukti lain terkait kasus ini.

Sekda Papua Diperiksa 11 Jam Tidak Ditahan Meski Ditetapkan Tersangka Penganiayaan KPK
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sekda Papua, Hery Dosinaem (baju putih) dan kuasa hukumnya, Yance Salambauw 

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan penyelidik KPK, Sekertaris Daerah (Sekda) Pemprov Papua, TEA Hery Dosinaen tidak ditahan polisi.

Hery Dosinaen akhirnya bisa dipulangkan dan keluar dari Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (18/2/2019) malam sekira pukul 23.00.

Artinya, Hery Dosinaen menjalani pemeriksaan selama sekitar 11 jam, setelah datang memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 12,30, Senin siang.

Hery Dosinaen keluar dari ruang pemeriksaan didampingi kuasa hukumnya Yance Salambauw.

Kepada wartawan, ia menyampaikan penjelasan terkait status tersangkanya dan akan koperatif menjalani proses hukum yang ada.

"Saya diretapkan sebagai tersangka dari bukti bukti dan saksi saksi yang telah di mintai keterangan oleh Polda Metro Jaya," kata Hery Dosinaen, Senin malam.

Karenanya, kata Hery Dosinaen, ia langsung di-BAP dengan status sebagai tersangka.

"Kami tadi di BAP tentang status saya sebagai tersangka. Untuk itu secara pribadi maupun kedinasan dan atas nama Pemerintah Provinsi papua, atas emosional sesaat, dan reflek yang terjadi mengenai salah satu pegawai KPK di Hotel Borobudur, saya memohon maaf ke pimpinan KPK dan segenap jajaran KPK atas kekhilafan ini," kata Hery Dosinaen.

Apalagi kata dia selama ini pihaknya selaku Sekda Papua kerap bekerjasama dengan KPK atas pemberantasan korupsi di KPK.

"Kami, selama inin kerja sama didampingi oleh KPK dalam rencana aksi pencegahan korupsi yang terintegrasi di Prvovinsi Papua sejak 2016," katanya.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved