DPRD Ingatkan Anies Tak Tabrak Aturan Demi Pencitraan Soal Dana Kampung Kumuh Dikelola Masyarakat

Anies Baswedan dinilai bisa saja bersembunyi di balik itu karena secara teknis bukan dia pemegang kuasa penggunaannya.

DPRD Ingatkan Anies Tak Tabrak Aturan Demi Pencitraan Soal Dana Kampung Kumuh Dikelola Masyarakat
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 

Anggota Komsi C DPRD DKI Jakarta Pantas Nainggolan mengingatkan Gubernur Anies Baswedan agar tidak menabrak aturan yang ada hanya demi pencitraan.

Hal tersebut disampaikan Pantas Nainggolan menanggapi rencana Anies Baswedan karena bakal mencairkan dana untuk kampung kumuh, dimana dana itu berasal dari APBD 2019 dan nantinya masyarakat lah yang mengelola (Swakelola). 

Ia mengatakan sebaiknya Anies Baswedan mengikuti aturan yang telah sama-sama disepakati dengan anggota DPRD DKI perihal penganggaran di lingkungan Pemprov.

"Pak Anies Baswedan jangan berpikir di luar apa yang sudah ditetapkan dalam APBD. Sebenarnya bisa saja dia berpikir diluar itu, tapi untuk anggaran tahun 2020. Janganlah pak Anies membangun citra dengan melanggar peraturan yang sudah ada," ujar Pantas Nainggolan, saat dikonfirmasi, Senin (18/2/2019).

Selain berpontesi menabrak Standar Operasional Prosedur (SOP) karena mengucurkan dana diluar perencananaan APBD, Anies  Baswedan juga dinilai hanya menjerumuskan anak buahnya yakni Satuan Prangkat Kerja Daerah (SKPD) terkait serta masyarkat yang menerima anggaran ini.

Pasalnya, bila terjadi penyelewengan anggaran, maka yang harus berhadapan dengan hukum adalah SKPD yang mengeluarkan dan masyarakat yang menerima dana tersebut.

"Itu membahayakan SKPD-nya. Kalau pak Anies sih bisa saja bersembunyi di balik itu karena secara teknis bukan dia pemegang kuasa penggunaannya. Selain itu, juga membahayakan masyarakat yang menerima anggaran itu," papar Pantas Nainggolan.

Selain itu, Pantas Nainggolan mengatakan, dalam APBD 2019 tak tercantum rencana yang akan dilakukan Anies Baswedan itu, justru yang ada adalah anggaran dana hibah yang akan diberikan kepada masyarakat.

Oleh sebab itu, Pantas Nainggolan mengimbau agar Anies Baswedan konsisten pada rencana penggunaan anggaran tahun ini.

"Untuk kegiatan-kegiatan tahun 2019 inikan semuanya berada di dalam APBD, nah semua kegiatan dalam APBD itu terencananya sampai dengan pelaksanaannya. Jadi konsisten saja apa yang sudah direncankan dalam APBD, ya itu saja yang dilaksanakan," ucap Pantas Nainggolan.

Hingga saat ini, Anies Baswedan belum merinci kampung kumuh mana saja dan berapa dana yang dikeluarkan untuk program tersebut.

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved