Pemilu 2019

58 Tunagrahita di Tangerang Selatan Masuk DPT

SBANYAK 58 tunagrahita atau orang dengan keterbelakangan mental di Kota Tangerang Selatan, masuk DPT yang didata KPU setempat.

58 Tunagrahita di Tangerang Selatan Masuk DPT
WARTA KOTA/ZAKI ARI SETIAWAN
Kantor KPU Kota Tangerang Selatan, Jalan Buana Kencana, Rawa Buntu, Serpong. 

SBANYAK 58 tunagrahita atau orang dengan keterbelakangan mental di Kota Tangerang Selatan, masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang didata Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Anggota Divisi Data KPU Tangerang Selatan Ajat Sudrajat menjelaskan, para tunagrahita yang terdata harus memiliki identitas tempat tinggal yang jelas.

Jadi bukan merupakan orang dengan keterbelakangan mental yang kerap berada di pinggir jalan.

Istri Mengaku Tak Pernah Dikasih Uang oleh Andika eks Kangen Band

"Kita mendata tidak sembarang, tidak liar yang di jalan. Kita mendata dari door to door atau yayasan seperti As Salam atau Sayap Ibu," ucap Ajat di Kantor KPU Tangerang Selatan, Serpong, Senin (18/2/2019).

Ajat menerangkan, orang dengan keterbelakangan mental di pinggir jalan tidak memiliki identitas yang jelas, sehingga KPU melewatkannya untuk pendataan DPT.

"Kalau yang di jalan kita tidak bisa memastikan tempat tinggalnya, RT RW-nya berapa," jelasnya.

Prabowo Ditolak Masjid Kauman Semarang, Maruf Amin: Kalau Jumatan Bawa Pamflet Ya Tidak Boleh

Divisi Teknis Penyelenggara KPU Tangerang Selatan Mujahid Zein menerangkan, pencatatan itu merupakan bentuk jaminan kepada warga negara Indonesia yang memiliki identitas untuk memiliki hak pilih.

Tentang bagaimana proses teknis pemilihan bagi tunagrahita, menurut Mujahid tergantung kondisi pemilihnya pada 17 April nanti.

"Dia disebut disabilitas karena ada hambatan, kalau enggak ada hambatannya ya dia normal," ujarnya.

Menaker Hanif Dhakiri: Jokowi Belum Sampai Lima Tahun, Sudah Tercipta 10.500.000 Lapangan Kerja

Selain tunagrahita, KPU juga mencatat penyandang disabilitas lainnya yang berada di Tangerang Selatan, mulai dari tuna daksa, tuna netra, tuna rungu dan wicara, dan tuna lainnya dengan total 597 pemilih.

Pendataan itu dilakukan KPU sekaligas bentuk sosialisasi atas Pemilu 2019 yang diselenggarakan pada 17 April nanti. (*)

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved