Artis Terjerat Narkoba

Kecewa Anaknya Dipenjara Lagi karena Kasus Narkoba, Ibunda Jupiter Fortissimo Drop

AKTOR Jupiter Fortissimo (37) untuk kedua kalinya mendekam di penjara, karena ditangkap atas kasus narkoba jenis sabu-sabu.

Kecewa Anaknya Dipenjara Lagi karena Kasus Narkoba, Ibunda Jupiter Fortissimo Drop
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Jupiter Fourtissimo saat dihadirkan polisi di depan wartawan, Kamis 14/2/2019) di Polda Metro Jaya. 

AKTOR Jupiter Fortissimo (37) untuk kedua kalinya mendekam di penjara, karena ditangkap atas kasus narkoba jenis sabu-sabu.

Jupiter Fortissimo ditangkap lagi, padahal baru tujuh bulan menghirup udara bebas, setelah menjalani hukuman penjara selama 2,5 tahun karena kasus yang sama.

Intan Silalahi, tante Jupiter Fortissimo mengungkapkan, ibunda Jupiter Fortissimo sempat drop, ketika mengetahui anaknya kembali terjerat kasus narkoba.

Dinas Bina Marga DKI Janji Pasukan Kuning Perbaiki Semua Jalan Berlubang Saat Cuaca Cerah

"Iya, ibunda Jupiter dro‎p karena kecewa lah. Siapa sih yang enggak kecewa?" kata Intan Silalahi, ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (18/2/2019).

"Tantenya saja drop, apalagi mamanya yang melahirkan Jupiter," sambungnya.

Intan mengatakan, Jupiter Fortissimo tahu kondisi ibunya yang drop. Sehingga, hal tersebut membuat Jupiter Fortissimo menangis dan menyesali  perbuatannya.

Perdana Menteri Singapura Jenguk Ani Yudhoyono dan Menyapa dari Kejauhan

"Dia (Jupiter) menyesal, menangis. Minta maaf juga sama keluarga suka ngecewain," ‎ungkap Intan Silalahi.

Diberitakan sebelumnya, aparat Polda Metro Jaya menangkap aktor Jupiter Fortissimo atas kasus dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu.

Jupiter Fortissimo ditangkap bersama rekannya berinisial E, di indekos di Jalan Tawakal V, Grogol, Petamburan, Jakarta Barat, Senin 11 Februari 2019 pukul 07.30 WIB.

Tiket Bus Promo Rp 50 Ribu Jakarta-Solo-Semarang Ludes Terjual

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita satu buah tempat kacamata warna cokelat yang berisi dua plastik klip berisi narkotika sabu-sabu dengan berat bruto 0,53 gram, satu buah tabung kaca atau cangklong, satu lembar uang Rp 100 ribu, satu handphone merek VIVO, satu set alat pengisap sabu, dan dua buah korek api.

Sedangkan  dari E, polisi mengamankan empat plastik klip sabu dengan berat brutto 2,05 gram yang dimasukkan ke dalam bungkus rokok dan satu buah handphone merek Samsung.

Penangkapan tersebut menjadi penangkapan kedua untuk Jupiter Fortissimo, dan juga kasus narkotika kedua yang menjeratnya selama ini.

Protes Tindakan Kasar Sekuriti, Pengemudi Ojol Geruduk Mal di Tebet

Sebelumnya, Jupiter Fortissimo ditangkap oleh Polres Jawa Barat pada 10 Mei 2016, dengan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 0,54 gram.

Kemudian, Jupiter Fortissimo divonis 2,5 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat, dan dibebaskan pada 27 Juli 2018. (*)

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved