Milenial Depok Sering Lawan Arus dan Terobos Lampu Merah

"Ya, di sini ada menerobos lalulintas, ada yang melawan arus," ujar Didik terkait mayoritas pelanggaran kaum milenial Depok,

Milenial Depok Sering Lawan Arus dan Terobos Lampu Merah
warta kota
Kapolresta Depok, Komisaris Besar Didik Sugiarto 

Satuan Lalu Lintas Polresta Depok gencar melakukan sosialisasi tertib berlalulintas, khususnya kepada kaum milenial. Pasalnya, masih banyak pelanggaran lalu lintas yang dilakukan para muda-mudi. Mayoritas adalah menerobos lampu merah dan melawan arus.

Kapolresta Depok, Komisaris Besar Didik Sugiarto, mengatakan, penduduk Kota Depok didominasi oleh milenial. Dengan angka mencapai lebih dari 50 persen, katanya, kaum milenial adalah sasaran prioritas sosialisasi tertib di jalan raya.

"Ya, di sini ada menerobos lalulintas, ada yang melawan arus," ujar Didik terkait mayoritas pelanggaran kaum milenial Depok, saat sosialisasi di kawasan Sukmajaya, Minggu (17/2/2019).

Bahkan, kata Didik, untuk menindak para penerobos lalu lintas, pihaknya sampai membentuk satuan tugas (satgas) khusus. Meskipun langkah pencegahan juga terus dilakukan.

"Ini juga yang sudah kita lakukan, kita membentuk Satgas Melawan Arus, ya. Tapi kita utamakan adalah preventif ya, pencegahan. Ketika kita temukan, kita kasih himbauan untuk tidak melakukan terus. Tapi pada saat tertentu kita juga melakukan penindakan. Penindakan kita lakukan," jelasnya.

Dia menyampaikan, aksi melawan arus merupakan salah satu penyebab kemacetan lalu lintas di wilayah Depok. Apalagi, menurutnya, lebar jalan raya di seantero Depok tak seimbang dengan jumlah kendaraan yang berseliweran tiap harinya.

"Memang di Depok ini kalau kemacetan itu kan tidak imbangnya antara luas jalan dan jumlah kendaraan," katanya.

Dikatakan Didik, selain gencar melakukan sosialisasi secara tatap muka, pihaknya juga turut mengampanyekan tertib berlalulintas lewat media sosial (medsos). Harapannya, para milenial yang mayoritas aktif di medsos, dapat melihat dan membagikannya kepada follower.

"Tujuannya agar kampanye keselamatan berlalulintas ini bisa tepat sasaran. Kemudian juga nanti kaum milenial itu di dalam lingkungannya, di dalam keluarganya, juga bisa memberikan informasi yang cukup terhadap keluarganya, lingkungannya, untuk bisa tertib berlalulintas," bilang Didik.

Tak hanya itu, polisi juga rutin mendatangi sekolah untuk kampanye tersebut. Apalagi saat ini banyak anak sekolah yang menunggangi sepeda motor ke sekolah. "Setiap hari Senin itu personel kita masuk ke sana menjadi pembina upacara dan mengkampanyekan program ini juga," ucapnya. (gps)

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved