Pilpres 2019

Prabowo Tak akan Ubah Gaya di Debat Kedua Pilpres 2019

Haryyadin mengatakan, tak ada persiapan khusus yang bakal dilakukan Prabowo Subianto pada H-1 debat kedua Pilpres 2019.

Prabowo Tak akan Ubah Gaya di Debat Kedua Pilpres 2019
Kompas.com/Kristian Erdianto
CALON presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat menghadiri perayaan ulang tahun ke 20 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Sports Mall, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2/2019). 

HARRYADIN Mahardika, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengungkapkan, hari ini capres nomor urut 02 hanya akan bertemu para pakar ekonomi.

Haryyadin mengatakan, tak ada persiapan khusus yang bakal dilakukan Prabowo Subianto pada H-1 debat kedua Pilpres 2019.

"Hari ini ketemu dengan para ekonom, mungkin untuk me-refresh data-data. Besok agendanya bebas, supaya rileks," kata Harryadin, ditemui dalam sebuah diskusi di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2/2019).

Prabowo Punya Referensi Calon Menteri, Kubu Jokowi: Kita Pilih Presiden dan Wakil, Bukan Menteri

Ia mengatakan, Prabowo Subianto setiap minggu telah melakukan diskusi layaknya simulasi debat yang menghadirkan orang-orang seperti panelis, mempelajari format tanya jawab, serta sesi memaparkan visi dan misi.

"Sehingga mungkin dirasa cukup untuk persiapan debat. Prabowo tipe yang tampil original, tidak mau ubah gaya. Dia itu orisinil, enggak perlu ada gestur-gestur yang perlu dilatih. Natural saja," jelasnya.

Debat kedua Pilpres 2019 akan digelar pada Minggu 17 Februari 2019 besok. Debat kedua Pilpres 2019 akan diikuti oleh kandidat calon presiden dengan tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Yakin Jokowi Sudah Berubah, Prabowo Ogah Menghafal Ratusan Singkatan Jelang Debat Kedua Pilpres 2019

Harryadin menuturkan, pada debat kedua Pilpres 2019 esok, Prabowo Subianto akan mengkritisi sejumlah sektor pada pemerintahan Jokowi.

"Narasi Pak Prabowo mengarahkan pada sektor-sektor infrastruktur. Kita punya pernyataan krisis terkait lingkungan, energi, sumber daya alam, ada banyak target tidak tercapai," ucap Haryyadin. (Rina Ayu)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved