Migo Pastikan akan Blokir Penyewa Sepeda Listrik di Jalan Raya. Ini Ciri-ciri Pengguna Migo Panutan

Memang kami tidak memungkiri banyak sekali pengguna yang melewati jalan-jalan protokol yang seharusnya tidak boleh

Migo Pastikan akan Blokir Penyewa Sepeda Listrik di Jalan Raya. Ini Ciri-ciri Pengguna Migo Panutan
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Warga mengendarai Migo e-Bike saat Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu, (30/12/2018) lalu. Menurut pihak Migo ini tak boleh. 

Pengelola sepeda listrik Migo memperoleh banyak pertanyaan soal larangan beroperasi di jalan raya. Bahkan pertanyaan itu muncul setiap kali akun instagram @Migoid mengunggah foto. Dalam kolom komentar selalu muncul pertanyaan soal perizinan tersebut disertai link berita.

Manajemen perusahaan penyewa sepeda listrik Migo pun mengaku telah melarang para penggunanya melintas di jalan raya. Manajer Operasional Migo Jakarta Sukamdani mengatakan, larangan tersebut telah tertera di aplikasi Migo yang dimiliki oleh setiap pengguna.

"Kami sangat tindak tegas bagi para pengguna yang menyalahi aturan karena di aplikasi kami itu sudah jelas sekali bahwa memang harus menaati seluruh peraturan lalu lintas," kata Sukamdani saat dihubungi kepada Kompas.com, Sabtu (16/2).

Pertanyaan netizen soal perizinan migo dimana sepeda lisrik tersebut dilarang digunakan di jalan raya. Pertanyaan itu selalu muncul sepekan ini setiap kali akun Migoid menggunggah foto dalam kronologi innstagramnya.
Pertanyaan netizen soal perizinan migo dimana sepeda lisrik tersebut dilarang digunakan di jalan raya. Pertanyaan itu selalu muncul sepekan ini setiap kali akun Migoid menggunggah foto dalam kronologi innstagramnya. (Akun Instagram @Migoid)

Sukamdani mengatakan, pengguna sepeda Migo yang kedapatan melanggar aturan tersebut dapat diblokir sehingga tidak bisa menyewa sepeda listrik berwarna kuning itu. Ia melanjutkan, sekitar 200 stasiun Migo yang tersebar di DKI Jakarta berada di lingkungan perumahan atau residensial.

Dani mengatakan, penyewa Migo hanya boleh melintas di jalan-jalan kecil yang aman dilalui sepeda. "Memang kami tidak memungkiri banyak sekali pengguna yang melewati jalan-jalan protokol yang seharusnya tidak boleh," ujar Sukamdani.

Tanpa Plat Nomor, Sepeda Motor Listrik Migo Beroperasi di Ibu Kota

Sukamdani berjanji pihaknya akan ikut mengawasi dan menertibkan para pengguna Migo supaya tidak melintas di jalan-jalan raya sesuai dengan pernyataan Polda Metro Jaya.

Diberitakan sebelumnya, polisi melarang sepeda listrik Migo beroperasi di ruas jalan DKI Jakarta. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Herman Ruswandi mengatakan, larangan itu dibuat lantaran pihaknya mempertanyakan apakah sepeda listrik Migo itu telah lulus uji layak beroperasi.

"Ya mau ditertibkan dulu lah. Jangan sampai ke Jalan raya. Kita juga akan berdiskusi dengan pihak lintas terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) untuk tahu ini sebenarnya sudah uji layak enggak sih sepeda listrik kayak gitu," kata Herman kepada Kompas.com, Rabu (13/2/2019)

Mengintip Ruang Debat Capres di Ballroom Hotel Sultan Jakarta

Selain dilarang beroperasi di jalan raya, Migo juga melarang penyewanya menggunakan sepeda listrik tersebut secara boncengan.

Dalam unggahan terbarunya di Instagram, pihak Migo pun menyebut ciri-ciri Migo User Panutan. Ciri-ciri itu disampaikan dalam bahasa gaul karena diperkirakan  konsumen Migo adalah kalangan muda.
1. Penampilan rapih
Faktor pendukung agar kamu terlihat ketjeh petjah. Siapa tau ada yang naksir
2. Pake Helm
Selalu gunakan helm saat berkendara menggunakan Migo demi keselamatan
3. Tidak boncengan
Ga masalah dibilang jomblo yang penting aman dan nyaman
4. Tertib dan taat aturan
Selain taat sama pacar, Migo User Panutan jufa pasti taat sama aturan lalu lintas dong

Editor: wito karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved