Pilpres 2019

Prabowo Ditolak Salat Jumat, Fahri Hamzah Minta KPU dan Bawaslu Segera Berteriak

Apabila dibiarkan, menurut Fahri Hamzah, maka menunjukkan bahwa Pemilu 2019 sudah tidak sehat.

Prabowo Ditolak Salat Jumat, Fahri Hamzah Minta KPU dan Bawaslu Segera Berteriak
Instagram
Fahri Hamzah 

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah meminta KPU, Bawaslu, dan pemerintah cepat bertindak terkait rencana Prabowo Subianto Salat Jumat yang ditolak pihak Masjid Kauman Semarang.

"Harus segera aktif dong itu Bawaslu dan KPU, harus segera teriak dong. Bilang sama polisinya itu enggak boleh ada larangan-larangan begitu. Orang mau salat di mana, urusan dia lah ya," ujar Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Apabila dibiarkan, menurut Fahri Hamzah, maka menunjukkan bahwa Pemilu 2019 sudah tidak sehat, karena menimbulkan persepsi pada masyarakat adanya ketidaknetralan penyelenggara Pemilu.

Della Perez Kaget, Sedih, dan Malu Dapat Surat Panggilan dari Polisi

"Ini tidak sehat. Nanti ini akan dipersepsi oleh orang sebagai ketidakadilan, dan ketidaknetralan penyelenggara pemilu dalam hal ini pemerintah," katanya.

Kondisi sekarang ini menurut Fahri Hamzah serba salah. Saat calon petahana dibolehkan tidak cuti selama masa kampanye, maka membuat kekuasan bisa digunakan untuk pemenangan Pemilu. Karena, Fahri Hamzah mensinyalir ada peran kaki tangan penguasa dalam penolakan tersebut.

"Ada indikasinya yang bermain malah kaki tangan pemerintahan. Itu saya dapat laporan dari orang timnya Pak Prabowo, bahwa Pak Prabowo itu dibatasi ketemu orang. Dibatasi jumlah orang yang datang ke acaranya, kayak gitu-gitu lah," paparnya.

Maruf Amin: Dulu Orang NU Sering Kehilangan Sandal, Sekarang Kehilangan Masjid

Sebelumnya diberitakan Tribun Jateng, Ketua Masjid Agung Semarang atau biasa disebut Masjid Kauman KH Hanief Ismail, menyatakan keberatan adanya rencana Capres 02 Prabowo Subianto Jumatan di Masjid Kauman Semarang, Jumat (15/2/2019).

Secara khusus KH Hanief mengontak mantan Komisioner Panwaslu Semarang Mohamad Ichwan, dan menulis keberatannya itu.

Dia juga meminta agar diberitahukan kepada Bawaslu Kota Semarang untuk mengambil tindakan yang diperlukan.

Mbah Moen Sebut Nama Prabowo Saat Berdoa, Politikus Gerindra Ini Bilang Malaikat yang Bicara

Menurut Kiai Hanief, Jumatan yang akan diadakan oleh Prabowo Subianto itu perbuatan politisasi ibadah Salat Jumat sekaligus memakai masjid untuk kepentingan politik.

Halaman
12
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved