Omzet Penjual Bunga Menurun Sejak Ada Larangan Merayakan Hari Valentine di Bogor

"Iya kayaknya, ada larangannya itu jadi pas valentine jadi agak kurang ramai yang beli.

Omzet Penjual Bunga Menurun Sejak Ada Larangan Merayakan Hari Valentine di Bogor
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
(ilustrasi) Buket bunga Valentine diobral murah. 

Penjual bunga khusus di momen valentine di kawasan Bogor, Johan Hasanudin (23), mengaku bisa meraup omzet Rp 4 juta di hari peringatan kasih sayang ini.

Namun, kata Johan, hal itu terakhir ia alami pada momen valentine tahun 2016 silam.

"Tahun 2017 mah mulai turun, omzet jadi separuhnya lah, setengahnya jadi sekitar Rp 2 jutaan, sampai sekarang turun," kata Johan kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (13/2).

Pria yang sudah berjualan bunga sejak tahun 2013 ini menduga bahwa hal itu disebabkan oleh larangan diadakannya perayaan valentine dari pemerintah daerah. Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.

 Walau pun menurun, Johan mengaku tetap memilih berjualan bunga khusus valentine yang didatangkan dari Bandung tersebut.

"Iya kayaknya, ada larangannya itu jadi pas valentine jadi agak kurang ramai yang beli. Tapi ya saya harap jualan saya lancar aja sih yang penting mah. Karena jualan bunga bukan pas valentine aja, pas lebaran juga bunga tabur, terus karangan bunga juga," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin sama sekali tidak menganjurkan warga Kabupaten Bogor untuk merayakan valentine.

Hari valentine yang jatuh pada 14 Fabruari ini, kata dia, bukan lah budaya warga Kabupaten Bogor atau pun budaya warga Indonesia.

"Saya yakin masyarakat sudah paham. Kami himbau masyarakat untuk tidak merayakannya (valentine). Karena itu bukan budaya kita," kata Ade Yasin kepada wartawan, Rabu (13/2/2019).

Pemkab Bogor melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor telah mengeluarkan surat edaran ke sekolah-sekolah untuk tidak merayakan valentine pada 14 Februari.

Halaman
12
Editor: Wito Karyono
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved