Kejar Jumlah Pemilih Pemula, 800 Pelajar Jaksel Rekam E KTP

"Dari perekaman 800 e-KTP tersebut, 161 di antaranya sudah dicetak dan didistribusikan. Kami distribusikan ke sekolah masing-masing.

Kejar Jumlah Pemilih Pemula, 800 Pelajar Jaksel Rekam E KTP
Warta Kota
perekaman e ktp pelajar di jakarta selatan 

 Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Selatan, telah melakukan perekaman e-KTP terhadap 800 pelajar di 24 sekolah sejak 21 Desember 2018 hingga hari ini, Kamis, 14 Februari 2019.

Kepala Seksi Pendaftaran Sudin Dukcapil Jakarta Selatan Endang Susilowati mengatakan, jemput bola ini dilakukan, demi mensukseskan berlangsungnya Pemilu 2019 pada 17 April 2019 mendatang.

"Dari perekaman 800 e-KTP tersebut, 161 di antaranya sudah dicetak dan didistribusikan. Kami distribusikan ke sekolah masing-masing. Jadi siswa itu tidak perlu ambil ke kelurahan, kami kasih ke sekolah masing-masing," ujarnya.

Endang menyampaikan, pencetakan e-KTP akan terus berlanjut, karena pihak Sudin Dukcapil Jaksel mencetak e-KTP tepat ketika pelajar tersebut memasuki usia 17 tahun.

"Kalau umpamanya umur 17 tahun jatuh pada 30 Desember 2018 kemarin, maka pada hari itu juga e-KTP nya akan dicetak. Kalau 17 tahun jatuh pada 1 Januari 2019, maka kami cetak di tanggal tersebut. Jadi kami cetak tepat pada hari ulang tahun yang ke 17 tahun. Tapi kalau belum 17 tahun kami tidak bisa cetak," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Endang pun mengimbau kepada para pelajar yang belum sempat merekam e-KTP di sekolah, agar bisa langsung datang ke kelurahan untuk perekaman.

"Takutnya ada pelajar yang berhalangan, seperti ada yang lagi PKL (Praktek Kerja Lapangan). Pelajar akan diprioritaskan bila ingin melakukan perekaman e-KTP di kelurahan," ujarnya.

Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Selatan, Abdul Haris, mengatakan, berdasarkan Surat Kementerian Dalam Negeri tanggal 17 Desember 2018, tentang pelayanan jemput bola KTP Elektronik secara nasional, pihaknya telah berkoordinasi kepada Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan 1 dan 2 untuk turut mendata siswa atau siswinya yang usianya memasuki 17 tahun jelang pemilihan umum.

"Dari hitungan jumlah sekolah di Jaksel cukup banyak, SMA ada 99, SMK ada 121 dan MAN 28. Di DKI Jakarta, potensi siswa yang bisa mencoblos ada 30 ribuan pemilih pemula yang belum memiliki KTP. Sedangkan di Jaksel sendiri, ada 9823 pelajar," ungkap Haris

Di waktu tersisa, Haris memastikan akan terus menempuh upaya untuk melakukan perekaman terhadap pelajar yang sudah punya hak suara pada April mendatang.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved