Piala Indonesia 2018

Djadjang Nurdjaman Pastikan Skuat Siap Hadapi Persinga Ngawi

Djanur berpesan kepada para pemainnya untuk tidak besar kepala. Meski lawan yang dihadapi dari Liga 3.

Djadjang Nurdjaman Pastikan Skuat Siap Hadapi Persinga Ngawi
Persebaya Surabaya
Djadjang Nurdjaman bersama staf pelatih Persebaya Surabaya 

PELATIH Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman mengaku skuatnya sudah siap menghadapi Persinga Ngawi di babak 32 besar Piala Indonesia 2018.

Menurutnya, kerja sama tim semakin solid dan semua siap mengamankan kemenangan untuk merebut tiket ke babak 16 besar Piala Indonesia. 

”Alhamdulillah, semua persiapan berjalan lancar. Kecuali Nelson (Alom), seluruh pemain siap main,” kata Djadjang Nurdjaman, pelatih Persebaya.

Pada latihan sesi pagi, Kamis (14/2/2019), Ruben Sanadi berlatih terpisah. Menurut Djanur, panggilan akrab Djadjang Nurdjaman, kondisinya sudah pulih.

Hanya untuk meminimalisir benturan, salah seorang bek kiri terbaik di Indonesia itu dapat menu latihan khusus.

”Secara administrasi, hampir seluruh pemain sudah tuntas. Bisa diturunkan. Kecuali Alwi Slamat,” ungkapnya.

Alwi meski datang lebih dulu, memang belum clear urusan administrasinya. Sudah ada surat keluar dari klub lamanya, PSMS Medan.

Suzy dan Atris JYP Entertainment Tunjukkan Dukungan untuk ITZY

Namun, dalam data base pemain PSSI, nama Alwi masih tercatat sebagai pemain PSMS. Kalau namanya sudah dicabut dari daftar itu, maka dia bisa diturunkan untuk laga melawan Persinga nanti.

Djanur berpesan kepada para pemainnya untuk tidak besar kepala. Meski lawan yang dihadapi dari Liga 3.

”Harus tetap fight, semua bisa terjadi dalam sepak bola,” tandasnya.

Soal kekuatan Persinga, Djanur mengaku sudah mengantongi. Baik dari rekaman pertandingan maupun diskusi dengan tim pelatih.

”Mereka punya penyerang yang punya postur bagus, mobilitas juga tinggi. Dia harus kami waspadai,” bebernya.

Yang dimaksud Djanur adalah Slamet Larso. Pemain yang juga karyawan satu lembaga keuangan itu memang cukup tajam.

Dia tangguh dalam berduel, punya kecepatan, dan eksekusi peluang yang bagus.

”Asalkan anak-anak bisa bermain disiplin dan ngotot, kami bisa mengatasi mereka,” tutup Djanur.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved