Depok Butuh 23.000 ASN, Wali Kota Sebut Minta ke Pusat tapi Belum Dikabulkan

"Setiap bulannya ada 20 ASN Pemkot Depok yang pensiun, sehingga perlu adanya penambahan pegawai. Kami sudah mengajukan penambahan ASN.."

Depok Butuh 23.000 ASN, Wali Kota Sebut Minta ke Pusat tapi Belum Dikabulkan
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam memperingati Hari Ibu ke 90 tahun 2018 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (26/12). Upacara peringaatan hari ibu ke 90 tersebut mengusung tema "Bersama meningkatkan peran Perempuan dan Laki-Laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa". 

DEPOK, WARTA KOTA -- Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad mengatakan, dengan banyaknya tugas-tugas birokrasi, postur Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Depok masih jauh dari ideal.

Karena itu, dia berharap Pemerintah Pusat mau mendelegasikan banyak ASN baru untuk berdinas di wilayah penyangga Ibu Kota itu.

Idris menyampaikan, berdasarkan jumlah penduduk Kota Depok yang mencapai 2,3 juta jiwa, maka jumlah ASN yang dibutuhkan sekitar 23.000 orang.

Angka itu masih sangat jauh dari total ASN Kota Depok saat ini yang 'cuma' 6.000-an.

"(Depok) masih butuh (ASN), banyak. Kita minta ke Pusat untuk dipenuhi semuanya. Paling tidak rasionya 1 berbanding 100. Satu PNS melayani 100 penduduk. Kalau 2,3 juta itu kita butuh berapa PNS," ujar Idris di Balaikota Depok, Kamis (14/2/2019).

Dijelaskan Idris, pada tahun 2019 ini, Pemerintah Kota Depok hanya mendapat tambahan 239 ASN baru.

Di luar itu, pihaknya juga mengajukan 150 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk mengisi kekurangan tenaga.

"Kemarin kita dapat perimbangan sekitar 239 PNS yang baru dan insya Allah P3K ini kita mengajukan 150 (orang). Mudah-mudahan dikabulkan semuanya. Sampai sekarang belum ada info perekrutan CPNS lagi," ungkapnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Supian Suri, tahun lalu menuturkan, berkaitan dengan banyaknya ASN yang memasuki masa pensiun, perlu adanya penambahan pegawai secara rutin.

"Setiap bulannya ada 20 ASN Pemkot Depok yang pensiun, sehingga perlu adanya penambahan pegawai. Kami sudah mengajukan penambahan ASN ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) untuk kebutuhan yang cukup banyak. Ada 445 orang calon ASN dari berbagai formasi yang sudah kami ajukan," jelas Supian.

Menurut dia, hingga Juni 2018, jumlah ASN Pemerintah Kota Depok hanya 6.834 orang.

Dengan demikian, dibutuhkan sekitar 16.000 pegawai baru sesuai jumlah ideal ASN yang diinginkan Wali Kota. (gps)

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved