INFO KEMENTERIAN

Kepada penerima Bansos, Presiden Sampaikan: Penuhi Gizi Anak Dari PKH dan BPNT

"Pemerintah ingin meningkatkan kesejahteraan keluarga ibu-ibu semua, terutama anak-anak. Jangan kaget jika dapat tambahan 2 kali lipat," ujar Presiden

Kepada penerima Bansos, Presiden Sampaikan: Penuhi Gizi Anak Dari PKH dan BPNT
Dok Humas Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial
Presiden Joko Widodo, didampingi Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita; Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI, Harry Hikmat; dan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, berdialog dengan warga penerima PKH dan BPNT di Graha Insan Cita, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/2). 

Usaha yang digeluti ternyata sangat membantu menambah penghasilan keluarganya sehingga pada tahun 2019 dengan kesadaran sendiri mengajukan pengunduran dari kepesertaan PKH.

Kemensos Majukan Jadwal Penyaluran Bantuan PKH Tahun Depan

Dewi juga memutuskan keluar dari program ini pada 2019. Melalui kegiatan P2K2 ia belajar pengelolaan keuangan keluarga dan belajar berusaha. Ibu tiga anak ini akhirnya membangun usaha kerajinan rajut seperti tas, dompet, topi dan penutup galon dan telah meningkatkan modal usahanya hingga 5 kali lipat.

Lulus 7,93 persen

Untuk diketahui Kementerian Sosial RI terus mendorong KPM PKH dapat sejahtera mandiri. Data yang diterima wartakotalive.com menyebutkan, pada tahun 2018 sebanyak 621.789 KPM PKH dinyatakan lulus dari kepesertaan PKH. Tahun 2019 mentargetkan KPM PKH lulus sebanyak 7,93 persen. 

"Upaya tersebut dilakukan melalui pelaksanaan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2)," ujar Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI Harry Hikmat.

Ia juga berharap program PKH bukan hanya tanggung jawab dari pemerintah pusat tapi peran pemerintah daerah sangat diperlukan agar keluarga penerima manfaat bisa naik kelas. 

"Kami terus melakukan evaluasi tiap tiga bulan. Jika ada yang dinilai sudah bisa lulus, kami akan melakukan pendampingan dan syukur-syukur mendapatkan bantuan modal berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR)," katanya seraya menegaskan pada Juli 2018, sekitar 700 keluarga di Depok Jawa Barat mengalami graduasi secara mandiri. (*/chi)

Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved