INFO KEMENTERIAN

Kepada penerima Bansos, Presiden Sampaikan: Penuhi Gizi Anak Dari PKH dan BPNT

"Pemerintah ingin meningkatkan kesejahteraan keluarga ibu-ibu semua, terutama anak-anak. Jangan kaget jika dapat tambahan 2 kali lipat," ujar Presiden

Kepada penerima Bansos, Presiden Sampaikan: Penuhi Gizi Anak Dari PKH dan BPNT
Dok Humas Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial
Presiden Joko Widodo, didampingi Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita; Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI, Harry Hikmat; dan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, berdialog dengan warga penerima PKH dan BPNT di Graha Insan Cita, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/2). 

Mensos mengatakan, peningkatan indeks bantuan sosial PKH merupakan bukti komitmen Presiden Jokowi untuk membantu peningkatan kesejahteraan di kalangan KPM. 

Jumlah bantuan di Kota Depok untuk Tahap I mencapai Rp70.558.785.000, terdiri dari Rp26.460.225.000 untuk 21.374 KPM PKH dan Rp44.098.560.000 untuk 33.408 penerima BPNT. 

Presiden Joko Widodo, didampingi Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita; dan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI, Harry Hikmat;  menyaksikan langsung pencairan bansos PKH dan BPNT di Graha Insan Cita, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/2).
Presiden Joko Widodo, didampingi Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita; dan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI, Harry Hikmat; menyaksikan langsung pencairan bansos PKH dan BPNT di Graha Insan Cita, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/2). (Dok Humas Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial)

Graduasi Mandiri

Suntikan semangat yang disampaikan Presiden dan Mensos itu, menjadi penyemangat bagi para KPM PKH, salah satunya Nurhayati (39). Ia menerima PKH Tahap I sebesar Rp1.750.000 juta dan memiliki 2 balita.  

"Saya kepikiran untuk membangun usaha. Nanti rencananya mau berdiskusi dengan pendamping program dulu bagaimana memulainya," ujarnya.

Ia mengaku, menerima bantuan PKH sejak empat tahun lalu atau sejak hamil anak pertama dan saat ini memiliki anak kedua.

"Uang yang didapat hampir mayoritas buat kebutuhan gizi anak karena itu yang diminta oleh pendamping. Sekarang jika ada sisanya akan ditabung untuk modal usaha," ujarnya.

Kemensos juga menghadirkan dua KPM PHK yang lulus atau graduasi dari program PKH. Kehadiran dan kesaksian KPM Graduasi ini diharapkan dapat menginspirasi penerima bansos agar kelak dapat mengikuti jejak menjadi KPM PKH Graduasi Mandiri. 

Dua orang tersebut adalah Ibu Yeni dan Ibu Dewi yang dengan kesadaran sendiri mengajukan pengunduran diri dari kepesertaan PKH. Yeni mengatakan sejak menjadi peserta PKH pada 2014 lalu, ia rutin mengikuti kegiatan Pertemuan Peningkatan Keterampilan Keluarga (P2K2). 

Melalui bantuan PKH, ia dapat menyekolahkan anaknya hingga lulus dan sekarang telah bekerja mandiri. Uang bantuan PKH yang didapatnya, digunakan pula untuk modal usaha berdagang sepatu di sejumlah tempat. Dari awalnya satu lapak kini telah berkembang di beberapa tempat.

Halaman
123
Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved