Polemik TPA Cipayung

Imbas Gagal Buang Sampah di TPPAS Lulut Nambo, Timbunan Sampah di Depok Bakal Muncul Dimana-mana

Dengan tertundanya pendistribusian sampah ke Lulut-Nambo, maka Kota Depok terancam munculnya timbunan sampah di mana-mana.

Imbas Gagal Buang Sampah di TPPAS Lulut Nambo, Timbunan Sampah di Depok Bakal Muncul Dimana-mana
Warta Kota/Gopis Simatupang
Aktifitas pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Depok, Senin (11/2/2019). 

Pemerintah Kota Depok di tahun 2019 ini sedianya mulai membuang sebagian sampah ke Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Lulut-Nambo di Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Namun, rencana itu urung jadi kenyataan.

Dengan tertundanya pendistribusian sampah ke Lulut-Nambo, maka Kota Depok terancam munculnya timbunan sampah di mana-mana.

Apalagi, kondisi TPA Cipayung seluas 11 hektar kian memprihatinkan. Tinggi gunungan sampah mencapai 20 meter.

TPPAS Lulut-Nambo memang dijadwalkan baru beroperasi pada tahun 2020.

Namun, belum lama ini Pemerintah Kota Depok memohon kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, agar diizinkan membuang sampah mulai tahun ini karena volume sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipayung sudah melebihi kapasitas.

Bahkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok telah siap membayar tarif yang dikenakan TPPAS Lulut-Nambo, yakni Rp 138.000 per ton.

Depok berencana buang sampah 500-700 ton ke sana tiap harinya dengan total uang yang harus disetor per hari mencapai Rp 98 juta.

Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad mengatakan, tertundanya pembuangan sampah ke TPPAS Lulut-Nambo disebabkan karena kurang teliti dalam perjanjian.

"Bukan gagal, (tetapi) ditunda. Pembangunan fisik untuk mesin pengelolaan waste to energy baru selesai akhir tahun ini. Sesuai dengan Perda yang ada, TPA Nambo baru bisa dimanfaatkan kalau mesin pencacah itu sudah selesai," ujar Idris di Kecamatan Sawangan, Rabu (13/2/2019), kepada Warta Kota.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved