VIDEO: Penjelasan Ridwan Kamil Soal Kabar yang Sebut Dirinya Langgar Aturan Kampanye di Garut

"Acara pidatonya ada di acara deklarasi, kapasitas saya juga MC menyebut sebagai tokoh Jawa barat, tidak bawa jabatan,"

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengklarifikasi kabar yang menyebutkan dirinya melanggar aturan kampanye di Garut Jawa Barat pada Sabtu (9/2/2019).

Ia mengatakan saat itu ada dua acara yang berlangsung secara bergantian di hari yang sama.

Acara pertama peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama dan setelahnya yakni acara kedua adalah deklarasi pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01.

"Acara pidatonya ada di acara deklarasi, kapasitas saya juga MC menyebut sebagai tokoh Jawa barat, tidak bawa jabatan," kata pria yang disapa Kang Emil itu di kediaman calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (12/2/2019).

Ia mengatakan dirinya mengetahui aturan berkampanye dan taat pada aturan tersebut.

"Jadi saya taat aturan, datang di hari weekend, tidak bicara di yang formal, bicaranya di acara deklarasi yang memang posternya sebesar itu di panggung. Jadi ya semua paham," kata Emil.

Meski begitu, ia mengatakan pada situasi menjelang Pilpres 2019 ini apa yang dilakukannya akan menjadi perhatian oleh masyarakat.

"Cuma hari ini saya paham apapun yang dilakukan, ya mungkin orang iseng-iseng saja bikin tafsir kemudian dilaporkan ke Bawaslu. Saya kira itu resiko ya," kata Emil.

Dilansir dari Kompas.com, Emil dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atas dugaan kampanye di luar jadwal oleh Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB).

Mereka menuding Ridwan Kamil melakukan kampanye metode rapat umum yang dinilai baru boleh dilakukan 21 hari jelang masa tenang, yaitu 24 Maret-13 April 2019.

Halaman
12
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved