Satpam Rumah Sakit Lakukan Kerja Sampingan Jadi Kurir Sabu

Tersangka memanfaatkan pekerjaannya sebagai petugas keamanan rumah sakit tersebut untuk mengedarkan narkoba di lingkungan RS.

Satpam Rumah Sakit Lakukan Kerja Sampingan Jadi Kurir Sabu
Warta Kota/Rangga Baskoro
Tersangka memanfaatkan pekerjaannya sebagai petugas keamanan rumah sakit tersebut untuk mengedarkan narkoba di lingkungan RS. 

Seorang satpam rumah sakit berinisial JML (36) harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran ikut terlibat dalam jaringan sindikat peredaran narkoba.

Ia diamankan pada 30 Oktober 2018 lalu di basement tempatnya bekerja yang terletak di bilangan Jakarta Barat.

Kopolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Ady Wibowo menuturkan, tersangka memanfaatkan pekerjaannya sebagai petugas satuan keamanan (satpam) rumah sakit tersebut untuk mengedarkan narkoba di lingkungan RS.

"Tersangka berprofesi sebagai satpam di rumah sakit, kemudian kami amankan satu paket besar dan dua paket kecil sabu di jok motornya," ucap Ary di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Setelah melakukan pengembangan, petugas kembali menemukan barang bukti sabu di rumah JML yang berada di Kelurahan Poris Plawad, Cipondoh, Tangerang.

"Dari rumahnya kami kembali amankan tiga bungkus plastik besar berisi sabu. Jadi total barang bukti yang kami amankan sebanyak 3,5 kilogram lebih," tambahnya.

JML sendiri merupakan satu dari lima orang sindikat peredaran gelap narkoba yang berhasil diringkus oleh petugas kepolisian resor Jakarta Timur.

Ungkap kasus ini bermula saat petugas menangkap EH (38) di Apartemen Sentra Timur, Cakung pada 29 Oktober 2018 lalu.

Kemudian, setelah petugas melakukan pengembangan, pihak kepolisian kembali berhasil menangkap AM (28).

"AM ini yang menjual narkoba kepada EH, dia kami amankan di pintu masuk Gerbang Timur Ancol," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved