Alasan Polisi Memeriksa Psikologis Pemuda yang Hancurkan Motornya Saat Ditilang

Polisi memeriksa kondisi psikologis AS (21), tersangka yang diduga membeli motor hasil penggelapan di Tangerang Selatan.

Alasan Polisi Memeriksa Psikologis Pemuda yang Hancurkan Motornya Saat Ditilang
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Ungkap kasus dugaan penadahan yang dilakukan oleh pemuda yang viral karena menghancurkan motornya di depan petugas di Serpong, Tangerang Selatan. 

Polisi memeriksa kondisi psikologis AS (21), tersangka yang diduga membeli motor hasil penggelapan di Tangerang Selatan.

Alasan dari pemeriksaan psikologis ini adalah karena AS mengamuk dengan menghancurkan motornya sendiri saat ditilang polisi pada Kamis (7/2/2019) pekan lalu.

Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan Ajun Komisari Polisi Alexander Yurikho, mengatakan, AS dibawa ke Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya.

Ia tidak mau berspekulasi atas kelanjutan kasus AS jika ia terbukti mengalami gangguan jiwa.

“Ya belum toh, kan butuh beberapa hari untuk pemeriksaan. Saya tidak mau berandai-andai, ditunggu saja hasilnya,” kata Alex, Selasa (12/2/2019), di Tangerang Selatan.

Jokowi: Infrastruktur dan SDM Prasyarat Keluar dari Jebakan Negara Berpendapatan Menengah

Tak Jadi Besok, Polisi Tunda Periksa Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif Senin Pekan Depan

Atta Halilintar Wujudkan Nazar untuk Membangun Masjid yang Instagramable Diberi Rezeki dan Kesehatan

AS diduga membeli sepeda motor hasil penggelapan pada bulan Desember 2018 ,melalui media sosial Facebook melalui orang tak dikenal seharga Rp 3 juta.

Sepeda motor jenis Honda Scoopy itu merupakan milik Nur Ichsan.

Sekitar enam bulan lalu, Nur menggadaikan sepeda motornya kepada D, dengan nilai gadai Rp 6 juta.

Nur menyerahkan sepeda motor beserta STNK kepada D. Ketika hendak menebus, D menghilang.

Sepeda motor itu kemudian dilego di media sosial Facebook.

Halaman
123
Editor: Panji Baskhara
Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved