100 Orang Tewas Usai Minum Minuman Keras Oplosan

Efek setelah minum minuman keras atau miras oplosan membuat ratusan orang tewas.

100 Orang Tewas Usai Minum Minuman Keras Oplosan
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ilustrasi minuman keras atau miras. 

Sebanyak 100 orang tewas setelah menenggak minuman keras atau miras oplosan yang terjadi di India.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Sebanyak 100 orang tewas setelah minum minuman keras atau miras oplosan.

Ratusan orang meninggal setelah minum miras oplosan merupakan kejadian terburuk dalam beberapa tahun terakhir ini di India.

Sebagian besar korban meninggal di Haridwar di Negara Bagian Uttarkhand, India.

Menjelang Hari Valentine, Pedagang Bunga Mawar Belum Bisa Tersenyum Lebar

Sementara para korban dua distrik di Negara Bagian Uttar Pradesh, mengeluhkan nyeri lambung dan masalah pernapasan, kata para kerabat dan pejabat.

Kepolisian telah menangkap empat orang terkait kematian itu, kata Kepala Kepolisian Haridwar Janmaijai Prabhakar, seperti dilansir Antaranews.com, Senin (11/2/2019).

"Total korban jiwa di Haridwar 36 orang dan saat ini sekitar 18 orang menjalani perawatan," katanya.

Jelang Formula 1 2019, Toro Rosso Rilis STR14

Para pejabat di Uttar Pradesh belum bisa dimintai keterangan terkait jumlah korban jiwa terbaru pada Senin.

Namun, menurut harian Indian Express dan Times of India sedikitnya 69 orang meninggal di negara bagian itu.

Kematian akibat miras ilegal yang dikenal sebagai hooch atau miras desa, kerap terjadi di India, tempat banyak orang tidak mampu membeli miras bermerek.

Enam Orang Dicokok Polisi Usai Ancam Petugas Dishub Diduga karena Pengaruh Miras

Jumlah korban jiwa kali ini diyakini menjadi yang terbanyak sejak kasus serupa menewaskan 172 orang di Bengal Barat pada 2011.

"Dia mengeluhkan nyeri lambung, jadi saya membawanya untuk disuntik," kata Hira Lal, istri salah satu korban kepada kantor berita India ANI.

"Dia membaik dan tidur setelah kembali ke rumah. (Tapi) sakitnya kambuh, jadi kami membawanya kembali ke rumah sakit dan mereka merawatnya."

Hakim Distrik Saharanpur di Negara Bagian Uttar Pradesh, Alok Kumar Pandey, pekan lalu mengatakan para dokter telah menyimpulkan bahwa penyebab kematian sebagian besar korban "diakibatkan infeksi hati dan gangguan pada sistem pernapasan mereka."

Hotman Paris Hutapea Jelaskan Tingkah Polah Anjing Lucunya Setiap Pagi

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved