Penipuan

VIDEO: Ini Pasutri Pengusaha Money Changer yang Tipu Korban dengan Modus Bisnis Valas

Pasangan suami istri George alias GRH dan Lyana alias LW berhasil menipu 4 orang korbannya hingga belasan miliar rupiah.

"Karenanya kami duga, korban penipuan pelaku masih banyak. Bagi masyarakat yang merasa pernah ditipu pelaku, bisa melaporkannya ke kami," kata Argo.

Kasubdit II Fismondev Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Harun menjelaskan para korban rata-rata mengetahui tawaran valas dengan keuntungan besar dari para pelaku melalui mulut ke mulut.

"Yang membuat para korban tertipu dan tertarik menyetorkan uang untuk valas karena selisih keuntungan yang ditawarkan pelaku jauh lebih besar dari bunga yang didapat dari bank. Ini yang membuat korban tertarik," katanya.

Ke depan Harun meminta masyarakat tidak terlalu mudah percaya dengan iming-iming keuntungan besar dari pihak tertentu yang tidak masuk akal. "Lebih baik untuk hal seperti ini dicek dulu ke OJK atau bank atau otoritas keuangan lainnya," kata Harun.

Karena perbuatannya kata Harun para pelaku akan dijerat pasal berlapis.

Yakni Pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun; Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan pidana penjara paling lama 4 tahun; Pasal 49 ayat (1) huruf a dan ayat (2) huruf b UU RI No. 7 tahun 1992 tentang Tindak Pidana Perbankan, dengan ancaman pidana penjara sekurang-kurangnya 3 tahun dan paling lama 8 tahun serta denda sekurang-kurangnya Rp 5 Miliar dan paling banyak Rp 100 Miliar serta Pasal 3 UU RI No.8 tahun 2010 tentang TPPU, dengan pidana penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 10 Miliar. (bum)

Pasutri pengusaha money changer penipu empat korban bernilai belasan miliar rupiah dihadirkan pada jumpa pers Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono bersama jajarannya di Mapolda Metro Jaya, Senin(11/2/2019).
Pasutri pengusaha money changer penipu empat korban bernilai belasan miliar rupiah dihadirkan pada jumpa pers Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono bersama jajarannya di Mapolda Metro Jaya, Senin(11/2/2019). (Wartakotalive/Budi Sam Law Malau)
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved