Tren Adventure Meningkat, Bisnis Sandal dan Sepatu Gunung Cerah

Outdoorpro, perusahaan lokal yang memproduksi sandal gunung, berdiri sejak 2010, optimistis tren perjalanan adventure petualangan makin meningkat.

Tren Adventure Meningkat, Bisnis Sandal dan Sepatu Gunung Cerah
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
Tren Adventure Meningkat, Bisnis Sandal dan Sepatu Gunung Cerah. Pasalnya, minat orang berpetualang di alam bebas makin hari makin meningkat. 

Tren Adventure Meningkat, Bisnis Sandal dan Sepatu Gunung Cerah. Pasalnya, minat orang berpetualang di alam bebas makin hari makin meningkat. Tak melulu anak muda, anak-anak sampai orang dewasa pun hobi berpetualang.

TREN perjalanan adventure atau petualangan semakin meningkat. Tidak hanya di kalangan anak muda, tapi juga anak-anak sudah diajak orangtuanya untuk mengenal berkegiatan berpetualang di alam bebas.

Walaupun di Indonesia tidak ada data pasti, pebisnis yang bertahun-tahun menggeluti perlengkapan adventure meyakini hal tersebut.

"Tahun 2019 ini kami optimis ada kenaikan 10 sampai 20 persen. Bahkan kami memperkirakan tahun 2020-2021 akan terjadi booming," kata Produk Manager Outdoorpro Toto Sagitario kepada wartawan saat National Gathering di Hotel Novotel belum lama ini. Tahun lalu, sudah 300.000 pasang sandal gunung yang terjual.

Outdoorpro merupakan perusahaan lokal yang memproduksi sandal gunung, berdiri sejak 2010.

Edy Rahmayadi Turunkan Jari Warga yang Acungkan 2 Jari dan Jempol Saat Berselfie Dengannya

Pacar Adi Saputra Bongkar Kelakuan Sebenarnya Sang Pacar, dan Pastikan Nasib Hubungan Mereka

Pacar Pemuda Ngamuk yang Hancurkan Motor Depan Polisi Putuskan Begini Soal Hubungan Mereka

Seiring meningkatnya minat masyarakat akan kegiatan alam bebas, bisnis pun merambah untuk memenuhi kebutuhan adventure.

Menyediakan alas kaki untuk hiking, memanjat, sepatu gunung, sandal dan sepatu gunung untuk wanita dan anak-anak.

Toto Sagitario menjelaskan, sandal gunung yang digunakan untuk kegiatan bebas memiliki perbedaan dengan sandal biasa.

Pasalnya, medan yang ditempuh berbeda.

Sandal gunung harus menjadi alas kaki yang kuat, nyaman, tapi ringan.

Hal itu karena jarak tempuh berjam-jam. Kuat kena batu atau lainnya, tidak copot atau patah, serta tetap stylish.

Halaman
123
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved