Terkuak Tiga Alasan Anies Baswedan Mengambil Alih Pengelolaan Air Bersih dari Pihak Swasta

Negara mau nambah saja harus minta izin kepada swasta. Ini nambah untuk apa? Ini penyediaan air untuk rakyat.

Terkuak Tiga Alasan Anies Baswedan Mengambil Alih Pengelolaan Air Bersih dari Pihak Swasta
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 

Rencana pengambil alihan pengelola air bersih dari pihak swasta diungkapkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sangat beralasan.

Tercatat, ada tiga alasan mengapa dirinya menegaskan keputusan.

"Pertama, adalah perjanjian ini bermasalah. Hak esklusivitas. Jadi kita tahu, investasi terkait dengan pengelolaan air ini di dalam perjanjian kerja sama harus seizin pihak swasta," jelas Anies Baswedan kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (11/2/2019).

"Kita, tahun lalu, berkeinginan menambah jaringan, dan (itu) tidak dimungkinkan oleh peraturan karena hak itu ada pada pihak swasta. Negara mau nambah saja harus minta izin kepada swasta, penyediaan air untuk rakyat. Itu poin pertama," tambahnya.

Alasan kedua adalah seluruh aspek pengelolaan air bersih seluruhnya diungkapkan Anies Baswedan dilakukan pihak swasta antara lain mulai dari pengolahan air baku, distribusi, hingga pelayanan.

"Empat-empatnya ada di sana (swasta). Kita sama sekali tidak punya kontrol di sana," jelas Anies Baswedan.

Alasan ketiga adalah kinerja.

"Pasalnya, sejak swastanisasi pengelolaan air di Ibu Kota dilakukan pada tahun 1997 silam dimulai, cakupan awal distribusi air bersih pada tahun 1998 sebesar 44,5 persen," kata Anies Baswedan.

Namun, berselang 20 tahun berikutnya yakni tahun 2018, cakupan air bersih hanya meningkat sampai 59,4 persen.

"Sudah berjalan 20 tahun (2018) dari 25 tahun yang ditargetkan. Dan di dalam 20 tahun, cakupan air bersih hanya meningkat sampai 59,4 persen. Artinya, waktu 20 tahun hanya meningkat 14,9 persen," jelas Anies.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved