Remaja Putus Sekolah di Pasar Manggis akan Mengikuti Pendidikan Kejar Paket

Dengan bergeraknya orang ke sekolah itu, maka kita berharap meminimalkan tingkat tawuran.

Remaja Putus Sekolah di Pasar Manggis akan Mengikuti Pendidikan Kejar Paket
Andika Panduwinata
Ilustrasi. Sejumlah warga mengikuti Ujian Nasional (UN) Paket A. 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), telah menyiapkan langkah dalam mengatasi dan mencegah kembali terjadinya tindakan tawuran, yang kerap terjadi di wilayah Pasar Rumput, Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan.

Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta, Taufan Bakri mengatakan, ada tiga konsep yang telah diusulkan oleh Kesbangpol Provinsi kepada para kasubag.

Salah satunya adalah menyiapkan pendidikan bagi yang putus sekolah, melatih keterampilan bekerja, dan memberikan edukasi secara moral bagi para pemuda.

"Bagi yang putus sekolah di tingkat SD, kita masukan ke paket A. Lalu B, C, masukan ke tingkat yang sesuai. Dengan bergeraknya orang ke sekolah itu, maka kita berharap meminimalkan tingkat tawuran," ujar Taufan, Senin (11/2/2019).

"Tapi, bagi mereka yang masuk usia produktif, kita latih untuk bekerja. Karena, di DKI itu punya balai-balai latihan kerja. Mereka dilatih, supaya kalau mereka terlatih, mereka bisa bekerja, dan minimal tokoh-tokoh yang tawuran itu sudah sibuk dan tidak memikirkan lagi. Terakhir, education, baik pendidikan secara moral maupun keagamaan," imbuhnya.

Taufan menuturkan, pihaknya telah memanggil Kasuban wilayah baik Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat, untuk dapat saling berkoordinasi dan melakukan manajemen konflik di lingkungan tersebut.

"Ini bukan sendiri, namun juga lintas sektoral. Suban Pusat dan Suban Selatan gabung untuk mengatasi masalah ini," katanya.

Kepala Suku Badan Kesbangpol Kota Jakarta Selatan, Moh Matsani mengatakan, pihaknya telah melakukan tindak lanjut dari adanya konsep tersebut.

Salah satunya adalah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, dalam melakukan pendataan terhadap para remaja yang akan diikutsertakan.

"Bersama dengan lurah, sudah petakan. Karena yang tahu mereka ini kan lurah. Saya sudah petakan mereka yang putus sekolah untuk kejar paket A, paket B, dan paket C. Selain itu, kita juga sudah berkoordinasi dengan pelatihan yang berada di bawah Sudin Sosial," katanya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved