Prostitusi Online

Ratna Pandita Rugi Ratusan Juta Gara-gara Dituding Terlibat Prostitusi Online Artis

Ratna Pandita mengatakan, pekerjaannya di bidang musik mengalami kerugian besar, karena promotor atau penyelenggara acara membatalkan kerja sama.

Ratna Pandita Rugi Ratusan Juta Gara-gara Dituding Terlibat Prostitusi Online Artis
WARTA KOTA/ARIE PUJI WALUYO
Ratna Pandita di Resto Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019). 

MUNCUL inisial RP dalam rentetan selebritas yang diduga terlibat kasus prostitusi online artis, menyusul ditangkapnya aktris Vanessa Angel (27) dan empat muncikarinya.

Vanessa Angel ditangkap aparat kepolisian Polda Jawa Timur di salah satu hotel di kawasan Surabaya, Sabtu (5/1/2019) lalu.

Inisial RP itu disebut-sebut merupakan pedangdut Ratna Pandita. Ia mengaku mengalami kerugian yang besar hingga ratusan juta rupiah, karena namanya dikabarkan terseret dalam kasus prostitusi online artis.

Karena Dituding Terlibat Prostitusi Online, Ratna Pandita Pernah Ditawar Hingga Rp 100 Juta

"Pasti ada kerugian ya. Ya kerugiannya sampai ratusan juta rupiah lah," kata Ratna Pandita saat menggelar jumpa pers yang didampingi tim kuasa hukumnya, di Resto Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).

Ratna Pandita mengatakan, pekerjaannya di bidang musik mengalami kerugian besar, karena promotor atau penyelenggara acara membatalkan kerja sama.

"Banyak job yang di-cancel, beberapa iklan yang memang sudah masuk, tapi meragukan dan menanyakan ke saya benar apa enggak terlibat prostitusi online," ucapnya.

Inisial RP Muncul di Kasus Prostitusi Online Artis, Ratna Pandita Merasa Dirugikan dan Malu

Menurut Ratna Pandita, ada satu acara yang membatalkan kerja samanya. Sebab, penyelenggara malu mengundang penyanyi yang diduga terlibat prostitusi.

"Job manggung pun banyak yang di-cancel karena saya diduga terlibat kasus proistitusi online artis ini. Ada show nyanyi di party gitu, itu dibatalin karena malu ngundang aku yang terlibat prostitusi," beber Ratna Pandita. (*)

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved