PKS dan Gerindra Kompak Melengserkan Suhaimi Dari Kandidat Cawagub DKI Sepakati 2 Nama

Proses penentuan nama pendamping untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah memasuki titik terang.

PKS dan Gerindra Kompak Melengserkan Suhaimi Dari Kandidat Cawagub DKI Sepakati 2 Nama
Twitter
Muhammad Taufik dan Ketua DPW PKS DKI Jakarta Sakhir Purnomo. PKS dan Gerindra menyepakati satu di antara tiga kandidat Cawagub untuk dilengserkan yakni Abdurrahman Suhaimi. 

Proses penentuan nama pendamping untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah memasuki titik terang.

PKS dan Gerindra menyepakati satu di antara tiga kandidat Cawagub DKI Jakarta untuk dilengserkan yakni Abdurrahman Suhaimi.

Sementara dua nama kandidat Cawagub DKI Jakarta yang maju dan akan diserahkan ke Anies yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

“Dua nama yang akan disampaikan ke Gubernur nanti Insya Allah adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu,” ujar Ketua Umum DPW PKS, Syakir Purnomo, Senin (11/2/2019).

Ia menegaskan dua nama tersebut adalah rekomendasi atas pertimbangan serta masukan dari para tim panelis fit and proper tes.

“Jadi tidak ada faktor like and dislike tapi memang tiga orang yang baik ini, sudah dilakukan pengujian melalui fit and proper test, FGD dan terakhir dilakukan pendalaman pada malam Sabtu kemarin," kata Syakir.

Ia berharap surat yang berisi nama kandidat bisa sesegera mungkin diberikan ke Anies dalam waktu dekat agar bisa dilanjutkan ke anggota DPRD untuk dilakukan rapat paripurna .

“Dua nama tersebut menjadi acuan Gubernur Anies. Mudah-mudahan bisa diberikan ke Gubernur dan akan segera dikirim ke DPRD DKI secepatnya,” ungkap Syakir.

Namun sayangnya Penandatanganan Bersama Surat Ajuan dua kandidat itu belum direspon oleh Gerindra hingga saat ini.

“Sampai saat ini masih menunggu respon dari pimpinan Gerindra DKI Jakarta (M Taufik),” tegas Syakir.

Adapun tujuh kriteria yang ditetapkan tim panelis dalam FGD kemarin adalah integritas, pengetahuan dan pemahaman terhadap RPJMD, rekam jejak, relasi dengan DPRD, kecocokan dengan Gubernur, memiliki akseptabilitas publik dan mampu merepresentasikan partai pengusung.

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved