Persija Bakal Melantai di Bursa Saham

UNTUK melebarkan sayap perusahaan PT Persija Jaya Raya, musim ini saham Persija akan dilempar ke lantai bursa alias melakukan IPO.

Persija Bakal Melantai di Bursa Saham
Antaranews
Direktur Utama Persija Jakarta Kokoh Afiat 

UNTUK melebarkan sayap perusahaan PT Persija Jaya Raya, musim ini saham Persija akan dilempar ke lantai bursa alias melakukan IPO (Initial Public Offering).

"Jadi ini merupakan dinamika dan percepatan di Persija. Karena terus terang Persija punya program besar. Saya sudah sampaikan kepada pemilik saham bahwa Persija tahun ini sudah mencanangkan program IPO," ungkap Direktur Utama Persija Kokoh Afiat, saat pengenalan direksi baru Persija, di Hotel Century, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (9/2/2019).

"Kami mau masuk ke bursa saham, untuk itu membutuhkan profesional tambahan sehingga proses program besar Persija dapat terlaksana," sambungnya.

Ternyata Selama Ini Gede Widiade Bukan Direktur Utama Persija, Ini Penjelasannya

Alasan kenapa IPO harus dilakukan juga, akhirnya dijawab oleh Kokoh Afiat. Menurutnya, jika IPO dilakukan, dana yang akan didapatkan Persija dari bursa saham akan maju lebih besar.

Lalu, ia juga ingin Persija bisa menjadi trendsetter tim Indonesia yang melemparkan sahamnya ke bursa saham, untuk memberi kesempatan siapa saja bisa memiliki tim Ibu Kota.

"Pertama karena Persija ini ingin maju, dan dana juga besar. Kedua ingin transparan. Jadi pada saat nanti Persija masuk di lantai bursa, transparansi terjadi, dan kami berharap Persija menjadi contoh untuk tim lain," terang Kokoh Afiat.

Jelaskan Polemik Propaganda Rusia, Jokowi: Bukan Negara, tapi Terminologi

"Siapa saja nanti yang ada di bursa saham bisa memiliki Persija. Sebelum ada yang mendahului, mungkin Persija tim pertama di Indonesia yang melakukan IPO," tuturnya.

Target kenaikan dari pendapatan Persija di tahun 2018 sebesar Rp 75 miliar, juga akan dicanangkan dengan harapan bisa menggaet investor asing.

Jika tidak, harapan itu juga jatuh kepada masyarakat yang bisa memiliki saham Persija, dan kepercayaan itu mulai timbul pada Persija yang sehat.

"Kalau kenaikan belum ditentukan, ini baru strateginya. Sehingga, saham ini bisa di go public-kan. Utamanya agar ada transparansi, agar ada masyarakat bisa memiliki saham Persija dan diharapkan seperti itu. Pada saat masuk bursa, saham Persija menjadi sehat dan masyarakat bisa lebih percaya tata kelola di Persija," beber Kokoh Afiat. (*)

Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved