Pemeriksaan Minta Ditunda karena Ada 20 Saksi dari Pemprov Papua Terkait Penganiayaan Pegawai KPK

Menurut Argo, diketahui ada 2 pegawai KPK yang memotret-motret di acara itu, tapi satu yang jadi korban.

Pemeriksaan Minta Ditunda karena Ada 20 Saksi dari Pemprov Papua Terkait Penganiayaan Pegawai KPK
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Pihak kuasa hukum Pemprov Papua, Stefanus Roy Rening memberikan keterangan soal kliennya. 

Kuasa Hukum Pemprov Papua, Stefanus Roy Rening memastikan bahwa Sespri Gubernur Papua tidak dapat memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi, Senin (11/2/2019) hari ini, dalam kasus penganiayaan pegawai KPK di Hotel Borobudur Papua.

Hal itu diungkapkan Stefanus Roy Rening usai bertemu penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (11/2/2019).

"Kami menyampaikan ke penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum bahwa karena sesuatu hal Sespri Gubernur Papua tidak bisa hadir penuhi panggilan penyidik hari ini. Karena beliau harus mendampingi Gubernur yang baru tiba dari Surabaya," kata Stefanus Roy Rening.

Oleh karena itu, kata Stefanus Roy Rening, pihaknya meminta pemeriksaan ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

"Kami meminta pemeriksaan ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan," katanya.

Selain sespri, Gubernur Papua, Stefanus Roy Rening mengatakan, pihaknya juga menyampaikan ke penyidik bahwa saksi lain yang dipanggil yang semuanya pejabat di Pemprov Papua tidak dapat memenuhi panggilan penyidik hari ini.

"Karena saksi dari kami ini bukan satu, tapi ada 20 orang, maka kami meminta penyidik memertimbangkan agar pemeriksaan saksi, yang semuanya pejabat Pemprov Papua ini dilakukan di Jayapura," kata Roy.

Roy menjelaskan, semua saksi pihaknga adalah pejabat di Papua mulai dari Kepala Dinas dan staf di Pemprov Papua, anggota DPRD Papua, Sekda Papua, dan lain sebagainya.

"Oleh karena itu kami mengusulkan pemeriksaan dilakukan penyidik di Jayapura. Tapi belum dijawab karena penyidik masih berkordinasi dengan pimpinan," kata Roy.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan untuk penyidikan kasus dugaan penganiayaan penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Borobudur, beberapa waktu lalu, pihaknya kini sudah memeriksa dan meminta keterangan 5 saksi.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved