Buntut Kekalahan Everton, Empat Suporter Ditangkap Polisi

Menurut sumber di rumah sakit Hertfordshire Constabulary, mereka yang dirawat mengalami luka sayat dan memar di bagian wajah.

Buntut Kekalahan Everton, Empat Suporter Ditangkap Polisi
BBC
Polisi jaga lokasi kerusuhan fan Everton 

EMPAT orang ditangkap polisi dan dua orang lainnya terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah suporter Watford bentrok dengan pendukung Everton.

Menurut sumber di rumah sakit Hertfordshire Constabulary, mereka yang dirawat mengalami luka sayat dan memar di bagian wajah.

Kerusuhan terjadi setelah laga usai. Suporter Watford bernama Lewis (31) mengaku mendengar sekelompos suporter berteriak-teriak. Karena penasaran, dia kemudian mencoba mendekat.

"Saya melihat seorang suporter Watford sudah terkapar di jalan, dan sepertinya dalam kondisi tidak sadar. Wajahnya penuh darah. Saya juga melihat tiga suporter Everton lari ke arah pusat kota. Seseorang kemudian memanggil ambulan dan membawanya ke rumah sakit," kata Lewis.

Petenis Tim Fed Cup Minta Lebih Banyak Digelar Turnamen Internasional di Indonesia

Ini bulan kali pertama suporter Everton bentrok dengan pendukung tim lawan. Hal yang sama terjadi saat Everton melawan Millwall bulan lalu di ajang Piala FA.

Video yang beredar di media sosial menunjukan sejumlah suporter saling tukar pukulan.

Duel Watford versus Everton memang berlangsung panas. Hal ini terkait dengan pelatih Everton Marco Silva yang dianggap sebagai pengkhianat.

Bahkan ada suporter Watford membawa balon berbentuk ular.

Pelatih Watford Javi Gracia mengaku terkejut dengan reaksi suporter yang terus menyebut namanya. Menurutnya hal itu tidak pernah terjadi sebelumnya.

"Saya senang tapi yang paling penting adalah melihat orang di sekitar saya berbahagia," kata Gracia yang telah melakoni 40 laga bersama Watford sejak menggantikan Marco Silva.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Senin (11/2/2019)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved