Investasi Politik Nasdem, Ciptakan Kader Menjadi Calon Pemimpin Masa Depan

Gus Choi optimis NasDem bisa mempersiapkan kader muda untuk menjadi pemimpin.

Investasi Politik Nasdem, Ciptakan Kader Menjadi Calon Pemimpin Masa Depan
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ketua DPP Partai Nasdem Syahrul Yasin Limpo, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Nasional Demokrat (Nasdem), Effendi Choirie, dan Wakil Ketua BAHU DPP Partai Nasdem, Hermawi Taslim (kiri-kanan) bersama kader Nasdem saat jumpa pers di Kantor Nasdem, JL RP Soeroso, Gondangdia, Menteng, Kota Jakarta Pusat, 

Partai NasDem berupaya menciptakan calon pemimpin dengan mempersiapkan kader-kader muda.

Upaya yang dilakukan NasDem dalam membangun investasi politik jangka panjang adalah dengan membuat sekolah kader partai yakni Akademi Bela Negara (ABN).

Ketua Bapilu Partai NasDem Effendy Choirie atau Gus Choi optimis NasDem bisa mempersiapkan kader muda untuk menjadi pemimpin.

 Menurutnya, Ketua Umum NasDem Surya Paloh kerap mengundang kader muda secara perorangan untuk diberikan motivasi.

"Slamet Junaidi (Bupati Sampang) orang enggak pernah berpartai digembleng terus-terusan. Nah pendidikan NasDem itu juga ada yang informal. Pak Surya itu sering mengundang perorangan terus dimotivasi terus digembleng begini begitu, jadi dia," kata Gus Choi kepada wartawan, Minggu (10/02/2019).

Kemudian soal ABN, Gus Choi menyebut kader-kader muda diberikan pendidikan secara khusus selama empat bulan. Jadi, suatu saat akan lahir dari ABN.

"Ketika saya jadi ketua DPW Jawa Timur saya memang telah melakukan 48 kali sekolah kader. Di tempat lain belum ada pada saat itu. Nah diskusi bagaimana kita punya kader karena partai itu memang membutuhkan kader maka kemudian lahirlah ABN. Akademi Bela Negara itu sebetulnya adalah lembaga untuk menciptakan kader NasDem," katanya.

Kader Nasdem, harus memahami betul tentang restorasi, jati diri bangsa, ideologi bangsa dan tentang sistem negara serta sejarah Indonesia.

"Nah itu yang ingin diwujudkan oleh NasDem sehingga wujudnya adalah kader yang restoratif," ucapnya.

Gus Choi menjabarkan, kader restoratif itu adalah seseorang yang akan bekerja secara kolektif dan selalu punya pandangan untuk memperbaiki. Yang selalu punya pandangan untuk membangun.

Halaman
123
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved