Proliga 2019

Pertamina Energi Tundukkan PGN Popsivo Polwan 3-0

Asisten Pelatih Jakarta PGN Popsivo Polwan, Niko Dwi Purwanto mengaku jika memang timnya tadi langsung terserang di bola awal.

Pertamina Energi Tundukkan PGN Popsivo Polwan 3-0
PBVSI
Pertamina Energi Vs PGN Popsivo Polwan 

TIM putri Jakarta Pertamina Energi taklukkan juara putaran pertama Jakarta PGN Popsivo Polwan 3-0 (25-9, 25-21, 25-23) di laga final four Proliga 2019 yang digelar di GOR Joyoboyo Kediri, Jawa Timur, Sabtu (9/2/2019).

Jakarta Pertamina Energi memulai laga dan memimpin pertandingan dengan skor 15-4, tanpa perlawanan berarti mereka mampu mengambil set pertama dengan mudah 25-9.

Unggul jauh pun membuat tim yang ditukangi Muhammad Ansori itu semakin percaya diri, sehingga mereka memimpin 16-11, tak ingin mengulangi kesalahan set pertama, Amalia Fajrina dkk mencoba keluar dari tekanan, tapi smes dari Aprilia Manganang selalu dapat dikembalikan, dan akhirnya mengamankan set kedua 25-21.

Memasuki set ketiga PGN Popsivo Polwan langsung memimpin 5-3 dan mencoba terus keluar dari tekanan.

Tapi hal itu tidak mudah bagi kedua tim yang sama-sama mampu memenangkan putaran pertama dan putaran kedua itu.

Bahkan pertarungan sengit terlihat antara serangan-serangan langsung dari De La Cruz dan Aprilia Manganang tanpa henti hingga kedua tim mampu menyamakan skor 16-16.

Claudio Ranieri Berharap Manchester United Tersandung di Craven Cottage

Hal itu pun tak membuat Pertamina Energi lengah, sehingga mereka terus menekan dan mengakhiri laga dengan 25-23.

“Kami dikasih poin bagus, menang. Nilai bagus hari ini 3-0, tapi besok masih ada pertandingan dan bagus kalau kami bisa mengambil poin sebanyak-banyaknya untuk menuju grand final. Kalau nilai kami sudah aman baru bisa santai. Jadi untuk besok anak-anak harus tetap fokus dan anak-anak harus tetap semangat,” ujar Ansori.

Sementara Asisten Pelatih Jakarta PGN Popsivo Polwan, Niko Dwi Purwanto mengaku jika memang timnya tadi langsung terserang di bola awal.

“Beberapa kali memang diset pertama receive sama sekali tidak bisa, bahkan tadi empat poin sama sekali tidak bisa, mungkin masih terbawa saat main di Solo lawan Pertamina juga kalah di receive. Mungkin juga anak-anak kurang percaya diri, sampai pelatih pun mengintruksikan yang penting bola naik saja. Set ketiga juga sama lebih banyak melakukan kesalahan, keserang dari back attack. Kalau untuk besok di receive sebagai evaluasi pertama kami harus diperbaiki disitu,” kata Niko Dwi.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved