PDIP Bakal Gembleng Ahok Jadi Pancasilais Sejati

Ahmad Basarah menyampaikan, nantinya BTP akan digembleng ke arah yang lebih baik oleh Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri.

PDIP Bakal Gembleng Ahok Jadi Pancasilais Sejati
Tim BTP
BTP, Jum'at (8/2/2019) menyambangi Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali 

WAKIL Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah buka suara, terkait bergabungnya mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP), menjadi kader di partainya.

Ahmad Basarah menyampaikan, nantinya BTP akan digembleng ke arah yang lebih baik oleh Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri.

"Saya kira termasuk Pak Ahok, begitu masuk ke PDIP, dia juga akan digembleng secara ideologis menjadi seorang Pancasilais sejati. Lalu kemudian balajar tentang prinsip etika berbangsa dan bernegara," kata Ahmad Basarah di sela Safari Kebangsaan VII di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/2/2019).

Prabowo-Sandi Bakal Dorong Revisi UU ITE, Ini Alasannya

Ahmad Basarah yakin dengan digembleng Megawati Sukarnoputri, semua kader akan menjadi seorang nasionalis dan Pancasilais, yang menjaga prinsip-prinsip etika berbangsa dan bernegara, menjaga kesantunan, menghormati toleransi beragama, dan menghormati keberragaman.

Wakil Ketua MPR itu mengatakan, PDIP adalah miniatur Indonesia, kader yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa. Kemudian, PDIP juga dilatari oleh berbagai agama serta berbagai macam profesi.

"Kami adalah partai yang merupakan miniatur bangsa indonesia. Masuknya Ahok ke PDI Perjuangan bukan sesuatu yang istimewa. Karena hampir setiap hari, PDI Perjuangan di berbagai daerah menerima pendaftaran kader bangsa," tuturnya.

Polisi Pastikan Kasus Rocky Gerung Masih Berlanjut

Dia menjelaskan, ada 17 tokoh purnawirawan TNI yang masuk menjadi caleg, purnawirawan Polri, kemudian para cendekiawan, termasuk tokoh-tokoh Islam, seperti almarhum Ustaz Yusuf Supendi.

"Kemudian sekarang diteruskan oleh putri beliau menjadi anggota dan caleg PDI Perjuangan," terangnya.

Selain itu, Ahmad Basarah menambahkan, ada juga Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin, yang ayahnya dulu tokoh Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII).

"Sekarang tokoh-tokoh dibina, digembleng secara ideologi, politik, organisasi. Dan alhamdulillah semua yang digembleng menjadi orang-orang yang berjiwa nasionalis, patriotik, mencintai bangsa dan negara, dengan segala keutuhannya, dengan Pancasila sebagai dasar negara dan keberagaman warga negaranya," papar Ahmad Basarah. (Chaerul Umam)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved