KDRT

Lelaki Pengangguran Diduga Banting Anak Tirinya hingga Tewas

Sampai saat ini petugas masih menyelidiki penyebab Hari beringas sampai tega menganiaya anak tirinya hingga tak bernyawa.

Lelaki Pengangguran Diduga Banting Anak Tirinya hingga Tewas
Istimewa
Polisi mendatangi lokasi kejadian di kawasan Kelurahan Cimpaeun, Tapos, Jumat (8/2/2019) malam. 

DEPOK, WARTA KOTA -- Hari Kurniawan (24), lelaki pengangguran warga Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Kota Depok, diduga tega membanting anak tirinya, Fitri (2), hingga tewas di rumah kontrakannya di Kelurahan Cimpaeun, Tapos, Jumat (8/2/2019).

Kapolsek Cimanggis, Komisaris Suyud, mengatakan, Hari langsung dibekuk tak lama setelah mendapat laporan warga.

Sampai saat ini petugas masih menyelidiki penyebab Hari beringas sampai tega menganiaya anak tirinya hingga tak bernyawa.

"Terduga pelaku sudah dibawa ke Polsek Cimanggis. Sekarang masih di-BAP, masih dalam tahap penyidikan. Kita juga masih menunggu hasil visum," ujar Suyud kepada wartawan, Sabtu (9/2/2019).

Suyud mengatakan, jenazah Fitri telah dibawa ke RS Polri Raden Said Sukanto Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan visum.

Peristiwa penganiayaan berujung tragis ini diketahui pertama kali oleh Latifah (57), seorang tetangga.

Saat itu, Jumat petang sekitar pukul 17.00 WIB, dia menyaksikan dengan mata kepala sendiri kala Hari menganiaya Fitri dengan cara menghempaskan tubuh anak tirinya itu ke lantai di dalam rumah karena terus menangis.

Saat kejadian, di rumah kontrakan hanya ada Hari yang pengangguran serta Fitri yang malang.

Sementara Eni (18), ibu kandung Fitri, sedang pergi mengamen.

Tak lama setelah Hari membanting Fitri, ibu kandungnya pulang.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved