Pencurian

Kepergok Curi Kabel PLN di Bekasi Timur Pelaku Diamuk Warga

Pelaku sempat dipukul dan diamuk sejumlah warga tetapi ditenangkan warga lainnya hingga akhirnya polisi datang membawanya.

Kepergok Curi Kabel PLN di Bekasi Timur Pelaku Diamuk Warga
Warta Kota/Muhammad Azzam
WH (46) yang diamuk massa setelah kepergok mencuri gulungan kabel Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Gardu PLN WJD Perum Wisma Jaya, Jalan Kusumah Timur, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan Warta Kota, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTA KOTA -- WH (46) nyaris diamuk massa setelah kepergok mencuri gulungan kabel Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Gardu PLN WJD Perum Wisma Jaya, Jalan Kusumah Timur, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Beruntung, pihak kepolisian Polsek Bekasi Timur datang dan segera membawanya ke kantor polisi.

Menurut Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing kejadian itu pada Jumat (8/2/2019) sekitar pukul 11.55 WIB.

Aksi pencuriannya diketahui dua pegawai PLN yang sedang melaksanakan tugas mengontrol gardu.

Saat masuk ke dalam gardu kedua pegawai itu melihat pelaku berada di dalam gardu sedang memotong kabel.

"Dua pegawai itu lihat pelaku lagi motong kabel, kemudian saat ketahuan pelaku langsung kabur. Dua pegawai berusaha tangkap tapi lolos sampai akhirnya teriak maling minta bantuan warga," kata Erna.

Apesnya, pelaku justru kabur ke arah Pasar atau tempat keramaian.

Warga yang telah mengejar pelaku akhirnya berhasil menangkapnya dengan dibantu warga yang berada di pasar.

Pelaku sempat dipukul dan diamuk sejumlah warga tetapi ditenangkan warga lainnya hingga akhirnya polisi datang membawanya.

Stephen warga yang ikut dalam proses pengejaran pelaku mengungkapkan saat kedua pegawai PLN berteriak adanya pelaku pencurian kabel.

Lantas ia bersama kedua pegawai PLN itu mengejar pelaku.

Sambil berlari dirinya berteriak maling agar warga lainnya mendengarnya sehingga membantu menangkap pelaku.

"Pelaku akhirnya berhasil ditangkap pelaku di Indomaret deket pasar. Sempat dipukulin sama warga, dia pasrah, dia diam aja. Pelaku diikat tangannya dan dipegangin sama warga dan petugas PLN. Sampai polisi datang," ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku bisa dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan hukuman maksimal 5 tahun penjara. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved