Waspada Jatuh Korban Meninggal DBD, Pasien Panas Demam di Puskesmas Jatiasih Dicek Laboraturium

Wilayah Kecamatan Jatiasih menjadi wilayah paling terbanyak kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bekasi.

Waspada Jatuh Korban Meninggal DBD, Pasien Panas Demam di Puskesmas Jatiasih Dicek Laboraturium
Warta Kota/Muhammad Azzam
Pasien DBD yang dirawat di RSUD Kota Bekasi, Senin (28/1/2019). 

Kepala Puskemas Jatiasih, Bambang Ismanto/ Puskemas Jatiasih di Jalan jalan Swantantra IV atau dekat Kecamatan Jatiasih. 

Wilayah Kecamatan Jatiasih menjadi wilayah paling terbanyak kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bekasi.

Sepanjang Januari 2019 di Jatiasih ini ada sebanyak 35 warga terkena DBD.

Beruntung, angka itu tidak ada yang sampai meninggal. Namun, untuk tetap melakukan antisipasi agar tidak ada korban meninggal dunia akibat penyakit DBD. Puskesmas Jatiasih selalu melakukan pengecekan pasien mengalami panas demam.

"Di Puskemas, kita kan sudah ada layanan lab cek DBD. Jadi saat ada pasien masuk dengan kondisi panas demam akan langsung dicek lab agar bisa diketahui positif atau tidaknya menderita DBD," kata Kepala Puskemas Jatiasih, Bambang Ismanto saat ditemui Warta Kota, Jumat (8/2/2019).

"Tapi, jika panas berkepanjangan dan ada ciri-ciri lainnya, seperti panasnya sudah tiga hari, sakit uluh hati, bintik-bintik, dan terakhir trombosit turun," katanya lagi.

Bambang menjelaskan Puskesmasnya yang terletak di jalan Swantantra IV atau dekat Kecamatan Jatiasih itu hanya menaungi empat kelurahan yaitu Kelurahan Jatiasih, Jatirasa, Jatikramat dan Jatimekar.

"Total, di Jatiasih ada 35 kasus. Kalau di kami sepanjang Januari 2019 ini ada 9 pasien. Sisanya terbanyak di Puskemas satu lagi di Jatiluhur. Di Kecamatan Jatiasih kan ada 2 Puskesmas," jelasnya.

Dalam mengantisipasi ke masyarakat, kata Bambang, yaitu dengan menggencarkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Ia melakukan pemantauan para kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) agar aktif dan rutin melakukan PSN.  

Total, ada 109 posyandu di Pusekmas Jatiasih yang menaungi empat kelurahan ini. Tiap posyandu ada 10 kader Jumantik.

"Tiap Jumat, kita PSN, kader Jumantik juga terus kita dorong lakukan pemantauan. Selain kita kasih penyuluhan ke masyarakat di Posyandu, Puskemas atau kader kami menyambangi masyarakat sampai himbauan soal melakukan 3M plus," paparnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved