Kartu Sehat

Pemegang BPJS Kesehatan Dilarang Pakai KS-NIK Bekasi Harus Disosialisasikan Sebelum Diterapkan

Para pemegang kartu BPJS Kesehatan tak lagi dapat menggunakan fasilitas KS-NIK baik di puskesmas maupun rumah sakit.

Pemegang BPJS Kesehatan Dilarang Pakai KS-NIK Bekasi Harus Disosialisasikan Sebelum Diterapkan
Warta Kota/Muhammad Azzam
Warga menunjukkan Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK). 

WARTA KOTA, BEKASI --- Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kembali mengevaluasi program Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK) bagi masyarakat.

Hasil evaluasi tersebut memutuskan bahwa para pemegang kartu BPJS Kesehatan tak lagi dapat menggunakan fasilitas KS-NIK baik di puskesmas maupun rumah sakit.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi Fraksi PKB Ahmad Ustuchri meminta, Pemerintah Kota Bekasi melakukan tahapan sosialisasi terlebih dahulu sebelum memberlakukan peraturan baru tersebut.

"Perlu ada proses transisi lewat sosialiasi kepada masyarakat. Banyak masyarakat yang punya BPJS Kesehatan enggak bayar iuran karena pikir sudah ada KS-NIK itu," katanya saat dihubungi Warta Kota, Jumat (8/2/2019).

Perubahan kebijakan penggunaan KS-NIK itu, kata Ahmad Ustuchri, juga belum dikonsultasikan dengan Komisi IV DPRD.

Dia meminta, pemerintah untuk memerhatikan dampak yang akan dirasakan masyarakat dari perubahan peraturan yang tiba-tiba itu.

Warga Kota Bekasi Sebut Kartu Sehat Berbasis NIK Kurang Sakti Lagi

“Bagaimana dia mau pakai BPJS kalau sudah menunggak? KS-NIK dibuat kan sebagai solusi atas banyaknya keluhan di BPJS. Kalau KS-NIK tidak lebih baik, itu namanya pemborosan kebijakan,” ucapnya.

Namun, dia juga tak memungkiri pelaksanaan KS-NIK butuh evaluasi. Pasalnya, KS-NIK minimbulkan banyak penyalahgunaan oleh masyarakat karena penggunaannya mudah.

"Memang harus ada ketentuan yang diubah, kartu semacam ada free rider, jadi orang suka-suka gunakan KS tanpa ada prosedur dan pemeriksaan awal bisa langsung ke rumah sakit," ucapnya.

"Perubahan-perubahan ketentuan yang dilakukan Pemkot ini memang perlu dilakukan," katanya lagi.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved