Marc Marquez Ungkap Pernah Ditolak Salaman oleh Valentino Rossi

Insiden itu terjadi tahun 2018 saat Rossi menolak uluran tangan Marquez dan hanya menyilangkan kedua tangannya dan menggelengkan kepala.

Marc Marquez Ungkap Pernah Ditolak Salaman oleh Valentino Rossi
AFP/Kompas.com
Pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez (kanan), dan pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, menghadiri konferensi pers jelang GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Kamis (23/10/2015). 

PEBALAP Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku tak akan mengajak Valentino Rossi bersalaman lagi.

Marquez mengambil keputusan itu karena pernah ditolak saat mengajak Rossi bersalaman di MotoGP San Marino. 

Insiden itu terjadi pada konferensi pers menjelang balapan MotoGP San Marino 2018. Saat itu, Baby Alien mengulurkan tangan kepada Rossi.

Namun, Rossi menolaknya. Pembalap Italia itu hanya menyilangkan kedua tangannya dan menggelengkan kepala. 

Peristiwa tersebut tertanam kuat di benak Marquez. Dia kapok dan tak akan lagi mengulangi upaya yang sama. 

"Tidak akan (bersalaman lagi), saya sudah pernah melakukannya. Saya tak akan pernah melakukannya lagi. Anda melakukannya sekali dan sudah cukup," kata Marquez, seperti dilansir Tuttomoriweb melalui bola.com.

"Saya tak menyimpan dendam atau sesuatu. Saya mengagumi apa yang dilakukannya. Saya senang jika bisa melakukan hal yang sama pada usia 40 tahun. Mencapai usia tersebut dan masih menjadi salah satu favorit juara adalah impian semua pembalap," kata Marquez. 

Hubungan Rossi dan Marquez mengalami pasang surut. Rivalitas mereka mencapai puncak pada MotoGP 2015. 

Susy Susanti Inginkan Kevin/Marcus Pilih Turnamen Utama di 2019

Rossi menuding Marquez sengaja membantu Jorge Lorenzo dalam perburuan titel juara dunia. Puncaknya mereka terlibat insiden senggolan di MotoGP Malaysia. 

Saat itu Marc Marquez terjatuh setelah terlibat clash dengan Rossi. Akibat insiden tersebut, Rossi mendapat penalti dan mendapat sanksi membalap dari posisi paling belakang di MotoGP Valencia 2015.

Rossi akhirnya gagal juara dunia, karena gelar tersebut menjadi milik Lorenzo. 

Marquez mengatakan fokus utamanya saat ini adalah memulihkan kondisi fisiknya setelah menjalani operasi. Dia meyakini tak dalam kondisi 100 persen pada balapan pembuka MotoGP 2019 di Qatar. 

"Saya semakin baik. Sekarang saya berada pada titik bisa melakukan sesuatu yang kuat. Saya senang melakukan yang lebih baik lagi," urai pembalap asal Spanyol itu. 

"Saya sudah tahu tak mungkin dalam 100 persen di Malaysia (tes MotoGP). Saya khawatir tak dalam kondisi terbaik di Qatar, tapi akan berusaha setidaknya mencapai 90 persen. Saya akan bekerja setahap demi setahap. Pemulihan ternyata lebih lama dibanding perkiraan saya," imbuh Marquez.  

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved