Fadli Zon Pertanyakan Keabsahan Penahanan Ahmad Dhani karena Masih Melakukan Proses Banding

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, bersama tim kuasa hukum Ahmad Dhani, mendatangi pengadilan tinggi DKI Jakarta.

Fadli Zon Pertanyakan Keabsahan Penahanan Ahmad Dhani karena Masih Melakukan Proses Banding
Twitter
Fadli Zon 

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, bersama tim kuasa hukum Ahmad Dhani, mendatangi pengadilan tinggi DKI Jakarta, Senin (4/2/2019).

Upaya itu dilakukan untuk melakukan klarifikasi alasan penahanan musisi sekaligus Caleg Gerindra, Ahmad Dhani di Rutan Cipinang.

Rombongan Fadli Zon diterima oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta, Muhammad Daming Sanusi, sebagaimana tampak dalam berita yang ditayangkan Kompas TV.

Fadli Zon ungkap keprihatinan mendalam atas ketidakadilan yang dialami Ahmad Dhani. Kala berziarah ke kuburan orangtua Ahmad Dhani.
Fadli Zon ungkap keprihatinan mendalam atas ketidakadilan yang dialami Ahmad Dhani. Kala berziarah ke kuburan orangtua Ahmad Dhani. (Warta Kota/Istimewa)

Untuk menjawab pertanyaan Fadli Zon, sejumlah hakim juga ikut hadir dalam pertemuan.

Fadli Zon memertanyakan keabsahan penahanan Ahmad Dhani.

Fadli Zon menjelaskan, standar melakukan penahanan terhadap Ahmad Dhani karena belum berkekuatan hukum tetap.

"Apakah benar standar melakukan penahanan ada dua pendapat penahanan dilakukan karena seorang harus ada penetapan hakim, sementara dalam kasus ini tidak ada penetapan hakim hanya pelaksanaan putusan pengadilan tersebut," katanya.

Meski, pihak jaksa dianggap punya hak melakukan penahanan, tapi setelah menerima pengajuan banding akan dibahas kemudian diambil putusan, perlu tidaknya ditahan.

Humas Penadilan Tinggi DKI Jakarta, James Butar Butar memberikan keterangan terkait penahanan Ahmad Dhani tersebut.

"Jam 15.00, Hari ketiganya baru Senin ini melarikan diri, mengulangi perbuatan, menghilangkan barang bukti.

Halaman
123
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved