RSGM Moestopo Akan Mengajukan Permohonan Penetapan Sebagai Rumah Sakit Pendidikan

Standar kelayakan pelayanan, manajemen rumah sakit, keselamatan pasien rumah sakit, dan Millenium Development Goals diperiksa oleh tiga assessor.

RSGM Moestopo Akan Mengajukan Permohonan Penetapan Sebagai Rumah Sakit Pendidikan
Istimewa
Ketua Eksekutif Komisi Akreditasi Rumah Sakit, Dr. dr. Sutoto, M.Kes. menyerahkan Sertifikat Akreditasi Paripurna Bintang Lima RSGM Moestopo kepada Rektor Moestopo, Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn. Senin, 21 Januari 2019 di Kantor KARS Kuningan. 

PENYERAHAN sertifikat oleh Wakil Eksekutif Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), Dr. dr. Hanny Ronosulistyo, S.OG, MM. kepada Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Moestopo, Dr. Andriansyah, M.Si. untuk kemudian disampaikan kepada Direktur RSGM, DR. drg. Sari Dewiyani, Sp.KG. diadakan di kampus Fakultas Kedokteran Gigi Moestopo Bintaro.

Dr. Andriansyah mengungkapkan, "Pada dekade yang oleh schwab disebut era revolusi Industri 4.0., dimana pemanfaatan teknologi digital sangat dominan, Universitas Moestopo tetap konsisten dengan idealisme "Beragama" seperti digariskan oleh Mayjen. TNI Prof. Dr. Moestopo.

Karena dengan berpegang teguh kepada agama, manusia yang mengawaki teknologi canggih itu akan menebarkan keharmonisan dirinya kepada lingkungannya secara lebih luas dan efektif."

"RSGM dalam kegiatan perawatan, pengobatan, dan penyuluhan kesehatan memanfaatkan teknologi digital, secara efektif untuk menjangkau pelayanan masyarakat lebih luas. Para dokter yang mengawaki teknologi tersebut berpegang teguh kepada keyakinan agama masing-masing sehingga keseimbangan dirinya menebarkan kemaslahatan - keharmonisan kepada masyarakat luas."

Akreditasi Paripurna Bintang Lima SNARS Edisi 1 RSGM Moestopo melengkapi Akreditasi A (Unggul) dari LAM-PTKes Program Studi Akademik dan Program Studi Profesi Fakultas Kedokteran Gigi Moestopo.

Selanjutnya RSGM Moestopo akan mengajukan permohonan penetapan sebagai Rumah Sakit Pendidikan. Kunjungan assessor KARS ke RSGM dan FKG Moestopo dilaksanakan pada tanggal 27 s/d 30 November 2018.

Standar kelayakan pelayanan, manajemen rumah sakit, keselamatan pasien rumah sakit, dan Millenium Development Goals diperiksa oleh tiga assessor secara formal maupun informal (mengirim pasien secara diam-diam).

Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Moestopo berkembang dari Lembaga Klinik Gigi Universitair Berdikari Ys. Univ. Prof. Dr. Moestopo (1969).

Melayani masyarakat dalam perawatan dan pengobatan gigi dan mulut (meliputi diagnosa mulut, pengawetan gigi, bedah mulut, radiologi, pembuatan gigi tiruan, perawatan gigi anak, penyakit jaringan penyangga gigi, meratakan gigi), serta mengelola delapan klinik.

Tahun 1970 didirikan Lembaga Usaha Pencegahan Penyakit Gigi Ys. UPDM, dengan aktifitas melakukan penyuluhan kesehatan masyarakat bekerjasama dengan RRI dan TVRI.

Saat ini RSGM Moestopo diawaki oleh 66 dokter gigi, tiga dokter umum, satu dokter anestesi dan 62 karyawan. Memutakhirkan teknologi kedokteran gigi dengan peralatan mutakhir, yaitu laser dan panoramik digital.

FKG Moestopo melakukan penyuluhan dan bantuan kesehatan secara nasional, termasuk ke daerah-daerah yang terkena bencana lebih efektif, dengan datang ke lokasi secara fisik maupun melalui media tradisional dan web.

Fakultas Kedokteran Gigi Moestopo berdiri sejak 1961 mulai dg mendidik 15 orang mahasiswa. Tahun 1970 berstatus Diakui, tahun 1974 berstatus Disamakan, tahun 1997 Terakreditasi BAN PT B, Terakreditasi BAN PT A pada tahun 2018.

Profesi dokter gigi terakreditasi A pada tahun 2018. FKG Moestopo menerima mahasiswa 150 orang tiap tahun. FKG diselenggarakan oleh empat professor, 10 doktor, 21 master, dan 36 dokter spesialis. Saat ini FKG dipimpin oleh Dekan Prof. Dr. Budiharjo, drg., MS.

Editor: Achmad Subechi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved