Mengapa Ikan Bandeng Identik dengan Perayaan Imlek?

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, perdagangan bandeng meningkat, seperti terlihat di kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat. Apa hubungannya?

Mengapa Ikan Bandeng Identik dengan Perayaan Imlek?
Warta Kota/Adhy Kelana
Ikan bandeng mulai membanjiri pasar menjelang perayaan Imlek. 

Perayaan Imlek tak hanya bernuansa merah.

Di berbagai tempat di Indonesia perayaan Imlek juga diikuti maraknya perdagangan ikan bandeng

Sebab, pada perayaan Imlek kalangan keluarga keturunan China memang lumrah memasak ikan bandeng. Bagaimana menjelaskan kaitan antara masakan ikan bandeng dengan perayaan Imlek?

Mereka yang merayakan Imlek punya sejuta harapan untuk tahun yang dijelang lewat beragam tradisi dan kelengkapannya, termasuk bandeng jumbo.

Tahun baru China atau lebih biasa dikenal sebagai Tahun Baru Imlek merupakan perayaan penting bagi orang Tionghoa.

Tahun baru dianggap menjadi titik permulaan yang menentukan nasib dan kehidupan mereka dalam setahun ke depan.

Warna merah, misalnya, dalam budaya China diartikan sebagai simbol keberuntungan atau keselamatan untuk menyongsong tahun baru.

Kelengkapan lain, termasuk bandeng, juga punya arti dan makna tersendiri dalam perayaan Imlek.

“Enggak tahu ya (kenapa ada tradisi bandeng), dari (saya) kecil sudah ada pas Imlek. Katanya sih itu simbol banyak rezeki buat tahun ke depan,” kata Imanuel, warga keturunan Tionghoa di Bogor, Jawa Barat, yang masih masuk kategori generasi milenial, Selasa (24/1/2017).

Menurut Imanuel, ibunya biasa membeli ikan bandeng pada satu hari sebelum perayaan Imlek.

Halaman
123
Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved