Dampak Minuman Keras dan Obat-obatan, Polres Metro Jakarta Barat Upayakan Gelar Razia

Polres Metro Jakarta Barat bakal merazia penjualan obat daftar G yang dapat dibeli tanpa resep dokter.

Mudahnya membeli obat daftar G tanpa resep dokter, obat yang masuk daftar G gampang disalahgunakan. Polres Metro Jakarta Barat akan melakukan razia mengenai penjualan obat tersebut.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Maraknya kasus kriminal yang dipengaruhi minuman keras alias miras maupun obat daftar G seperti tramadol, excimer, Polres Metro Jakarta Barat akan melakukan razia obat-obatan dan miras di Jakarta Barat.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz mengatakan, jika obat-obat daftar G marak dijual bebas di beberapa toko-toko obat, hal itu tentu menjadi peringatan untuk dilakukan penindakan.

"Kami bisa lihat fenomena penyalahgunaan narkotika dan sekarang-sekarang ini makin banyaknya obat daftar G yang disalahgunakan, karena memang gampang dibeli," kata AKBP Erick Frendriz, Kamis (31/1/2019).

Erick mengatakan, Polres Metro Jakarta Barat berupaya meningkatkan pengawasan terhadap toko-toko obat yang menjual obat daftar G secara bebas.

Apalagi, kata Erick, kasus kriminal kerap kali terjadi karena pengaruh miras dan obat-obatan.

"Kami akan tingkatkan razia obat-obatan, karena obat seperti ini efeknya bahaya dan termasuk penyebab munculnya aksi kriminal. Kalau ada penjual yang menjual obat tanpa resep dokter akan kami tindak tegas," katanya.

Polisi Polsek Kembangan memberikan hukuman berupa pembinaan rohani kepada enam remaja yang sering mabuk menggunakan obat penenang jenis tramadol.

Enam remaja berusia belasan tahun itu diberikan pembinaan rohani berupa mengaji di musala Mapolsek Kembangan.

Mereka adalah AS (12), PA (14), MR (14), MY (14), RR (14), dan FR (13).
Keenam remaja itu ditangkap polisi setelah kepergok warga memanjat pagar rumah warga di Jalan Sawo Kebon Kelapa, Kembangan Utara.

Dari penangkapan tersebut diamankan sejumlah senjata tajam jenis celurit.

Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, remaja tersebut melakukan aksinya
karena pengaruh obat tramadol.

Karena remaja tersebut masih dibawah umur, Polsek Kembang memberikan pembinaan melibatkan Ustaz Kaharudin Dopu untuk memberikan tausiah dan melaksanakan salat magrib dan salat isya berjamaah.

Bacok Ayahnya Dalam Kondisi Mabuk Miras, Pelaku Sempat Histeris dan Minta Maaf

Keseringan Mabok Obat Penenang, Enam Remaja Diberikan Pembinaan Rohani di Mapolsek Kembangan

Minum Miras Berkadar Alkohol 70 Persen Dicampur Minuman Bersoda, Perempuan di Cengkareng Tewas

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved