Anies Angkat Bicara Tanggapi Hotman Paris Keluhkan Banjir Sekitar Proyek Mangkrak Pemerintah Pusat

Jalan tolnya pura-pura dikerjain, tiga lima orang. Tapi, sebenarnya, tidak ada perkembangan apa pun.

Anies Angkat Bicara Tanggapi Hotman Paris Keluhkan Banjir Sekitar Proyek Mangkrak Pemerintah Pusat
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 

Viralnya status Instagram Hotman Paris Hutapea, @hotmanparisofficial; pada Rabu (30/1/2019), yang menyampaikan keras proyek pembangunan enam ruas tol dalam kota mangkrak pemerintahan Joko Widodo ditanggapi Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

Anies Baswedan mengatakan, dia akan melakukan inspeksi.

Inspeksi diungkapkan Anies  Baswedan bukan terkait mangkraknya proyek megastruktur tersebut, tetapi lebih kepada saluran air di sekitar lokasi proyek pembangunan yang bermasalah dan kerap memicu banjir di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Jadi, nanti kita minta diperiksa ulang. Tapi kita ingin agar semuanya bekerja memastikan terutama pengelola proyek, bahwa jangan ada saluran air yang tertutup," kata Anies  Baswedan kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (31/1/2019).

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya secara langsung akan berkoordinasi dengan kontraktor proyek.

Sehingga, masalah yang mungkin terjadi, seperti tertutupnya tali-tali air hingga mampetnya saluran air dapat segera diatasi.

Kondisi tersebut disampaikannya seperti yang terjadi di kawasan Underpass Cawang, Jakarta Timur pada tahun 2018 lalu. Lantaran tidak adanya kordinasi dengan pihak Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, pemasangan pembatas jalan menutupi jalur air yang memicu banjir.

"Semua saluran-saluran air di areal proyek itu sudah ketentuannya tidak boleh terhambat tidak boleh terhalangi oleh bahan-bahan pekerjaan proyek."

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Teguh Hendrawan mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan terkait langkah penanggulangan genangan dan banjir.

Namun ditekankannya, kerjasama harus dilakukan seluruh pihak, pasalnya salah satu pemicu genangan dan banjir disebabkan buruknya perencanaan pembangunan di kawasan sekitar proyek pemerintah pusat.

Halaman
123
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved