News

Unggah Video Pegang Senjata, Polisi Bakal Bina Perguruan Banaspati

video itu direkam di Graha Raya Bintaro, Serpong Utara, Tangerang Selatan sekitar bulan Oktober 2018 lalu.

Unggah Video Pegang Senjata, Polisi Bakal Bina Perguruan Banaspati
Warta Kota
Pengungkapan komplotan Perguruan Banaspati yang merekam video di jalanan di Mapolres Tangsel, Serpong, Senin (28/1/2019). 

WARTA KOTA - Belum lama beredar video sekumpulan pemuda yang tengah mengendarai sepeda motor dan memegang senjata.

Pengungkapan komplotan Perguruan Banaspati yang merekam video di jalanan di Mapolres Tangsel, Serpong, Senin (28/1/2019).
Pengungkapan komplotan Perguruan Banaspati yang merekam video di jalanan di Mapolres Tangsel, Serpong, Senin (28/1/2019). (Warta Kota)

Video itu pun dianggap meresahkan karena dianggap sebagai kelompok bandit yang dapat mencelakai pengendara lain.

Belakangan diketahui, video itu direkam di Graha Raya Bintaro, Serpong Utara, Tangerang Selatan sekitar bulan Oktober 2018 lalu.

Polres Tangerang Selatan mengungkap bahwa komplotan pemuda tanggung itu memiliki julukan Perguruan Banaspati.

"Video ini sekitar bulan Oktober, ketika mereka tergabung lerguruan silat Banaspati, setelah mereka latihan silat mereka berkumpul dan berkonvoi," terang Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan di Mapolres Tangsel, Serpong, Senin (28/1/2019).

Dari hasil penyelidikan, terdapat 11 orang yang terlibat, rata-rata mereka masih berada di bawah umur.

Para pelaku adalah ADS (15), FR (17), Stevanus Septiawan (19), F (17), Ary (19), KJ (17), EKA Parikesit (19), AF (18), MVS (16), MAR (16), MRR (15).

"Hanya satu orang warga Tangsel, yang lainnya warga Kota Tangerang dan Jakarta Selatan," ujar Ferdy.

Dari tangan para pelaku, ditemukan sejumlah barang bukti yang juga terekam kamera yakni lima unit kendaraan sepeda motor, dan juga stick golf.

Ferdy kembali menjelaskan, perguruan Banaspati biasa berlatih di daerah Kunciran Kota Tangerang, namun sudah bubar pada akhir 2018 dan sudah jarang berkomunikasi.

"Sementara kita proses dan lakukan pembinaan supaya tidak terulang lagi, kita libatkan orang tua, sekolah," jelasnya.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved