Koran Warta Kota

Tuti-Noece Nangis Tak Ketemu Ahok

"Saya memang nangis karena enggak bisa lihat Pak Ahok. Tapi enggak apa-apa, yang penting Pak Ahok sekarang sudah bebas," ucapnya.

Tuti-Noece Nangis  Tak Ketemu Ahok
printscreen/Warta Kota
Salah seorang Ahokers menangis di depan Mako Brimob Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, Kamis (24/1/2019) karena kecewa tidak bisa bertemu mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok. 

HARI Kamis (24/12019) kemarin merupakan hari bebasnya mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok dari penjara.

Sejak pagi, puluhan Ahoker--sebutan untuk simpatisan Ahok--telah menunggu di depan Markas Korps Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, tempat Ahok ditahan.

Bahkan, ada beberapa di antara AhokerS itu yang sudah datang sejak Rabu (23/1) siang dan menginap di emperan toko pada Rabu malam.

Tak hanya itu, ratusan wartawan dari berbagai media--baik dalam dan luar negeri-- juga menunggu sejak pagi untuk meliput bebasnya Ahok, setelah mendekam hampir dua tahun di balik jeruji besi.

Akan tetapi, baik Ahokers maupun para pewarta dipaksa gigit jari.

Tanpa mereka ketahui, pria yang sekeluarnya dari penjara minta dipanggil BTP itu ternyata telah keluar dari komplek Mako Brimob sekitar pukul 07.30 WIB.

Hal itu membuat wartawan dan pendukung Ahok kecewa.

Bahkan sebagian Ahokers sampai menangis dibuatnya.

Tuti (52), seorang Ahoker asal Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tidak bisa menahan air mata ketika keinginannya bertemu sang idola kandas.

"Saya mau ketemu. Pak Ahok itu orangnya baik, membela bangsa. Saya senang dengar Pak Ahok bebas, makanya saya datang ke sini," katanya sambil menangis di depan Mako Brimob, Kamis pagi.

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved