Penumpang Trans Patriot Turun karena Dikenakan Tarif

Nirwan mengatakan, sejak diberlakukan tarif jumlah penumpang per bus dalam satu kali perjalanan hanya sekitar 10 orang.

Penumpang Trans Patriot Turun karena Dikenakan Tarif
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ilustrasi. Transportasi massal Kota Bekasi, Trans Patriot mulai beroperasi pada Senin (26/11/2018). 

Jumlah penumpang angkutan massal Trans Patriot Kota Bekasi mengalami penurunan usai ditetapkan tarif sebesar Rp 4.000, pada 3 Januari 2019 lalu.

Bus Trans Patriot yang telah beroperasi selama dua bulan itu terus mengalami peningkatan jumlah penumpang saat masih gratis atau belum diberlakukan tarif.

"Tren jumlah penumpang terus naik saat masih gratis, tapi saat diberlakukan tarif ada penurunan penumpang. Meski mulai meningkat lagi tapi secara umum jumlahnya masih sama," kata Kepala Divisi Trans Patriot Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP), Nirwan Fauzi, pada Jumat (25/1/2019).

Nirwan mengatakan, sejak diberlakukan tarif jumlah penumpang per bus dalam satu kali perjalanan hanya sekitar 10 orang.

Padahal dibandingkan Desember 2018 atau sebelum diberlakukan bisa mengangkut 20-30 per bus tiap satu kali perjalanan.

"Jadi memang usai diberlakukan tarif rata-rata jumlah penumpang yang diangkut per hari masih separuh dari harapan. Tapi angka itu semakin kesini sedikit meningkat bisa sampai 15 orang," jelasnya.

Ia mengungkapkan besaran tarif sebesar Rp 4.000 itu cukup terjangkau berdasarkam hasil kajian bersama.

"Jadi memang pas masih gratis itu banyak warga yang coba coba naik Trans Patriot. Bukan karena kebutuhannya, tapi kita akan terus sosialisikan dan evaluasi," jelasnya.

Ia menambahkan, ada sejumlah tantangan pihaknya dalam meningkatan animo masyarakat dalam menggunakan Trans Patriot, mulai dari fasilitas halte hingga headway atau jarak waktu tiba uang masih cukup lama.

"Headway ini kan jadi kendala, harus 15 menit tapi kadang lebih kalau macet. Kita akan tata dan carikan formulasinya. Selain kita juga terus sosialisasikan warga tentang Trans Patriot ini," paparnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved