Operasi Tangkap Tangan

OTT di Lampung, KPK Ciduk Bupati Mesuji, Uang Pecahan Rp 100 Ribu dalam Kardus Air Minum Disita

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di tiga lokasi di Provinsi Lampung.

OTT di Lampung, KPK Ciduk Bupati Mesuji, Uang Pecahan Rp 100 Ribu dalam Kardus Air Minum Disita
Kompas.com
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di tiga lokasi di Provinsi Lampung.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, OTT dilakukan pada Rabu (23/1/2019) malam hingga Kamis (24/1/2019) dini hari.

"Memang benar ada OTT yang dilakukan KPK malam ini, Rabu hingga Kamis tengah malam lewat. Tim masih di sana, di Lampung di tiga lokasi. Di Bandar Lampung, Lampung Tengah, dan Mesuji," kata Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (24/1/2019).

Jika Abu Bakar Baasyir Boleh Tak Teken Ikrar Setia Pancasila, 507 Napi Teroris Lainnya Bakal Ikutan

Febri Diansyah menjelaskan, dari tiga lokasi tersebut diamankan delapan orang, salah satunya Bupati Mesuji Khamami.

"Di tiga lokasi itu total diamankan delapan orang. Delapan orang tersebut ada kepala daerah, ada unsur swasta juga, ada unsur PNS," jelasnya.

Selain itu, tim Satgas KPK turut menyita uang dalam pecahan Rp 100 ribu yang diikat di dalam kardus air minum.

Menkumham Minta Kebebasan Ahok Jangan Dibesar-besarkan

Namun, Febri Diansyah belum bisa memastikan jumlah uang tersebut, karena tim masih bekerja di lapangan.

"Ada sejumlah uang juga yang diamankan dalam pecahan 100 ribu rupiah. Tapi jumlahnya masih dihitung, kami masih fokus melakukan kegiatan di lapangan. Bahwa 100 ribu itu diikat di dalam 1 kardus air minum," ungkap Febri Diansyah.

Ia menerangkan, dugaan korupsi terkait proyek jalan di Kabupaten Mesuji, Lampung.

Pesan Khusus Ketua Fraksi Demokrat-PAN kepada Cawagub DKI: Kalau Ditelepon Diangkat Ya

"Kami menduga ini adalah realisasi fee dari proyek infrastruktur di Kabupaten Mesuji tahun anggaran 2018," terang Febri Diansyah.

Untuk saat ini, para pihak yang diamankan masih berada di Polda Lampung dan Polres Mesuji dan Lampung Tengah.

Kata Febri Diansyah, baru pada Kamis (24/1/2019) pagi atau siang, kedelapan orang tersebut akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK. (Ilham Rian Pratama)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved