VIDEO: Enam Anggota Komplotan Pengoplos Gas Melon Diciduk

Mereka menjual gas LPG tersebut di daerah Tangerang Selatan dan beberapa lokasi di Jakarta Timur.

Polda Metro Jaya (PMJ) berhasil meringkus enam orang 'dokter' spesialis gas oplosan yang biasa menukar isi tabung LPG ukuran tiga kilogram atau gas melon ke tabung 12 kilogram.

Keenam orang tersebut ialah ADN alias END, LA, RSM, KND, KSN, dan YEP.

Mereka menjual gas LPG tersebut di daerah Tangerang Selatan dan beberapa lokasi di Jakarta Timur.

"Dari hasil pemeriksaan, tersangka ADN dan LA baru tiga bulan, sementara tersangka lainnya sudah melakukan ini satu tahun," ucap Kadiv Humas PMJ Kombes Pol Argo Yuwono, Selasa (22/1/2019).

Dikatakan Argo, ungkap kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan keberadan beberapa agen gas LPG yang disinyalir berbuat curang.

"Ada empat laporan polisi yang berkaitan dengan kegiatan oplosan gas. Jadi ini dinamakan oplosan dokter, dimana dilakukan dengan cari menyuntik seperti dokter," ucapnya.

Sementara itu, Kasubdit 3 Sumdaling Ditreskimsus PMJ AKBP Ganis Setyaningrum mengungkapkan, pelaku memindahkan isi tabung gas tiga kilogram ke tabung 12 kilogram menggunakan alat bantu berupa selang atau regulator.

"Pada prinsipnya satu tabung gas ukuran 12 kilogram membutuhkan empat tabung gas ukuran tiga kilogram," ujarnya di salah satu lokasi pengoplosan gas LPG di Jalan Mabes Hankam Delta V, Cipayung, Jakarta Timur.

Dikatakan Ganis, untuk melakukan aksinya tersebut, para tersangka membutuhkan modal sebesar Rp 60 ribu hingga Rp 75 ribu.

"Mereka biasa mendapatkan gas subsidi tiga kilogram dari sub agen atau warung. Kemudian setelah dipindahkan, tabung gas 12 kilogram dijual Rp 135 ribu sampai Rp 150 ribu," kata Ganis.

"Makanya mereka sangat tergiur dengan keuntungan besarnya," tambahnya.

Selain meringkus keenam pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, seperti 1.200 tabung gas LPG ukuran tiga kilogram, 242 tabung gas 12 kilogram, 14 pipa atau selang regulator pemindah isi gas, satu kantong segel tabung gas, satu obeng, dan sembilan regulator gas.

Tak hanya itu, satu plastik segel, satu timbangan, satu buku hasil penjualan, dan dua unit mobil bak terbuka turut diamankan pihak kepolisian.

Simak videonya di atas.(*)

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved