Prostitusi Online

Polisi Buru 2 Mucikari Kasus Prostitusi Online Kalangan Artis, 4 Lainnya Tersangka

PENGEJARAN terhadap mucikari prostitusi online jaringan artis terus dilakukan Polda Jawa Timur.

Polisi Buru 2 Mucikari Kasus Prostitusi Online Kalangan Artis, 4 Lainnya Tersangka
Istimewa
ILUSTRASI Prostitusi Online 

PENGEJARAN terhadap mucikari prostitusi online jaringan artis terus dilakukan Polda Jawa Timur.

Setelah menetapkan 4 mucikari ES, TN, F, dan W, sebagai tersangka, polisi melakukan pengejaran terhadap mucikari berinisial D dan R.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Jawa Timur Kombes Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, nama D dan R muncul setelah penyidik memeriksa mucikari W.

2 Nama Mucikari Baru Muncul setelah Polisi Periksa W Terkait Kasus Prostitusi Online Vanessa Angel

Ini Daftar Inisial 21 Artis dan Model Terlibat Kasus Prostitusi Online

"2 mucikari ini laki-laki, hari ini resmi dinyatakan daftar pencarian orang atau DPO," kata Yusep, Selasa (22/1/2019).

Sama dengan 4 mucikari lainnya, mucikari D dan R memiliki peran penyambung dalam praktik prostitusi kalangan artis.

"Barang bukti hasil pemeriksaan digital forensik, kedua mucikari ini juga terlibat dalam praktik prostitusi artis VA," ujar Yusep.

Hamil tua

Satu dari empat mucikari yang ditetapkan tersangka terpaksa tidak ditahan karena dalam kondisi hamil tua dan memiliki anak berusia 1,5 tahun.

"Kita titipkan di RS Bhayangkara Polda Jatim," ujar Yusep.

Keempat tersangka mucikari dijerat pasal berlapis. Selain Pasal 27 Ayat 1 dan Pasal 45 Ayat 1 tentang UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Transaksi Elektronik, juga dijerat Pasal 296 juncto Pasal 506 KUHP.

Seperti diberitakan, Ditreskrimsus Polda Jawa Timur saat ini sedang menangani kasus prostitusi online yang melibatkan kalangan artis dari aksi penggerebekan pada 5 Januari lalu yang melibatkan artis peran Vanessa Angel. (Kontributor Surabaya, Achmad Faizal)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Prostitusi "Online", 4 Mucikari Tersangka, 2 Masih Buron"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved