VIDEO: Inilah Ibu dan Anak yang Menipu Anggota Polri

Ibu dan anak pelaku penipuan yang berhasil menipu seorang anggota Polri hingga Rp 12,5 Juta.

Direktorat Resmob Polda Metro Jaya menangkap dua orang pelaku penipuan yang berhasil menipu seorang anggota Polri hingga Rp 12,5 Juta.

Kedua pelaku adalah ibu dan anak. Yakni HN (58) yang merupakan sang ibu dan anaknya OS (35).

Mereka mencatut nama sejumlah petinggi Polri untuk meminta uang kepada korban.

"Karena korban adalah anggota Polri, ia percaya dan mengirim uang seperti yang diminta pelaku," kata Kanit I Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Malvino Sitohang di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/1/2019).

Yang mengejutkan kata Malvino, OS saat melakukan aksinya lewat sambungan telepon saat menedekam di LP Cipinang. Ia ditahan di LP Cipinang juga karena kasus penipuan. "Jadi ibu dan anak ini memang sindikat penipu," katanya.

Aksi yang dilakukan pelaku katanya dilakukan pada 22 Desember lalu, dimana OS menelpon korban dan mengaku sebagai ajudan petinggi Polri.

Ia meminta korban mengirim uang dengan segera karen beralasan untuk membayar tiket pesawat rekan sang petinggi Polri dari Batam.

"Setelah korban mengirim uang, korban melakukan kroscek dan ternyata itu adalah sindikat pengedar penipuan," tambah Malvino.

Karenanya kata dia korban membuat laporan polisi atas apa yang menimpanya.

Pelaku, HN kata Malvino dibekuk di kediamannya di Palmerah, Jakata Barat, Sabtu (5/1/2019).

Ia berperan mengoperasikan rekening anaknya OS setelah menerima transferan dari korban.

"Sementara tersangka OS ini melakukan penipuan dengan menelepon korban dari dalam LP Cipinang. Dia juga seorang residivis kasus serupa," katanya.

Dari tangan tersangka, kata Malvino polisi mengamankan barang bukti berupa delapan unit ponsel, tiga buku tabungan, dan dua kartu ATM.

Keduanya kata dia akan dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan, Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan juga
UU RI Nomor 8 tahun 2010 tentang TPPU, yang ancaman hukumannya hingga 20 tahun penjara.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved