Indonesia Masters 2019

Praveen/Melati Tidak Mau Undian Indonesia Masters 2019 Jadi Beban

Di babak kedua, Praveen/Melati kemungkinan besar akan menantang unggulan pertama, juga dari Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Praveen/Melati Tidak Mau Undian Indonesia Masters 2019 Jadi Beban
PBSI
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berlatih jelang Indonesia Masters 2019 

JELANG penyelenggaraan Indonesia Masters 2019, tim bulu tangkis Indonesia menjajal arena pertandingan di Istora pada Senin (21/1/2019).

Latihan menghadapi turnamen berhadiah total 350 ribu Dollar AS yang akan diselenggarakan 22-27 Januari 2019 itu dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

"Kalau begini kondisinya, menurut saya anginnya tidak terlalu kencang kok.  Tiap lapangan kondisi anginnya berbeda-beda. Di lapangan satu dan lapangan empat anginnya lebih kencang. Kondisi pencahayaan juga beda-beda di tiap sisi lapangan, ada yang agak silau, tapi tidak terlalu jadi masalah," jelas Melati Daeva Oktavianti, pemain ganda campuran yang berpasangan dengan Praveen Jordan.

Praveen/Melati akan dipertemukan dengan wakil Tiongkok di babak pertama yaitu He jiting/Du Yue.

Jika lolos, Praveen/Melati kemungkinan besar akan menantang unggulan pertama, juga dari Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Namun Siwei/Yaqiong terlebih dulu harus menghadapi rekan senegara, Ou Xuanyi/Liu Xuanxuan.

"Memang hasil undian kami agak kurang menguntungkan. Di babak pertama ketemu He/Du, kalau menang ketemu unggulan pertama, tapi kami mau mikirin satu-satu dulu sih. Kami pernah menang dari He/Du, tapi itu pun tidak mudah," ujar Melati.

Namun Melati engan menjadikan hasil undian itu sebagai beban. Ia juga tidak akan menganggap remeh semua lawan.

"He pukulanya kencang, pertahanannya kuat. Namun  mereka masih membuat kesalahan-kesalahan sendiri, beda dengan Zheng/Huang yang sudah lebih matang dan rapi permainannya," papar Melati dikutip dari laman resmi klub.

"Main sebagai tuan rumah pasti lebih semangat tapi sekaligus lebih tegang," tambahnya.

Selain Praveen/Melati, tampak juga pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang menjalani latihan di Istora.

Turnamen ini menjadi turnamen resmi terakhir yang akan diikuti pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 tersebut.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved