VIDEO: Polisi Tidak Tahan Pelaku Kericuhan Satpol PP VS PKL Tanah Abang

Menurut Argo kedua tersangka dianggap paling aktif melakukan penyerangan ke petugas Satpol PP saat kericuhan terjadi.

a sempat diamankan di Polsek dan dilakukan pemeriksaan. Mereka tidak ditahan, karena ancaman hukumannya tidak sampai 5 tahun," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/1/2019).

Menurut Argo kedua tersangka dianggap paling aktif melakukan penyerangan ke petugas Satpol PP saat kericuhan terjadi.

"Penyidik masih melakukan pendalaman untuk melihat apakah ada kemungkinan tersangka lain. Jadi ini masih dikembangkan," kata Argo.

Sebelumnya Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono membenarkan penetapan kedua tersangka tersebut dalam kasus penyerangan Satpol PP saat penertiban di Tanah Abang Jakarta Pusat.

Dikatakan Lukman, kedua tersangka diketahui berinisial EW (27) dan SE (54) yang merupakan pedagang kaki lima di kolong JPM Tanah Abang.

Keduanya terbukti melakukan penyerangan kepada Satpol PP. Hal itu diketahui dari rekaman CCTV.

"Keduanya terekam kamera, mengacungi petugas dengan besi dan memprovokasi pedagang lain untuk menyerang pol pp," ujar Lukman Cahyono.

Hingga saat ini pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut untuk memburu pelaku lainnya yang diduga sebagai provokator.

Satu orang yang sebelumnya diamankan pada Kamis kemarin masih berstatus sebagai saksi lantaran tidak terbukti melawan petugas.

"Dua orang yang diamankan terekam bukti video memprovokasi, makanya jadi tersangka. Di video ada tongkat, batu yang dilempar ke mobil satpol pp termasuk kendaraan satpol pp yang spionnya pecah. Kita masih dalami motif ini," kata Lukman Cahyono.

Kedua tersangka dijerat Pasal 212 KUHP dengan ancaman penjara 1 tahun 4 bulan.

Karena terbukti melawan petugas saat tengah menjalan tugasnya.

"Keduanya dikenakan Pasal 212 karena melawan aparat yang sedang melaksanakan tugas. Itu tidak boleh dan ada pasalnya," kata Lukman Cahyono.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved